Rupiah Anjlok, Pemerintah Salahkan Bank Sentral Amerika. Warganet: Buruk Muka, Cermin Dibelah


[PORTAL-ISLAM.ID]  Menyikapi makin terpuruknya nilai Rupiah terhadap US Dolar, hingga hampir menyentuh level Rp13.800 per dolar Amerika Serikat (AS), Pemerintah lewat Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution menuding Bank Sentral AS atau yang dikenal juga sebagai The Fed sebagai penyebabnya.

Darmin mengatakan pernyataan Gubernur The Fed, Jerome Powell lah penyebab anjloknya nilai tukar rupiah.

“Itu si Powell ngomong macam-macam,” tukas Darmin di Jakarta Convention Center, Senayan, Kamis 8 Maret 2018.

Darmin mengklaim bahwa tidak ada alasan bagi rupiah untuk mengalami pelemahan, sebab data ekonomi Indonesia saat ini menunjukkan angka yang baik.

 “Bahkan, seharus-nya bisa menunjang kenaikan mata uang rupiah,” katanya.

Menurut mantan Gubernur Bank Indonesia ini, pelemahan mata uang rupiah lebih disebabkan karena faktor eksternal yang membuat pasar keuangan berspekulasi.

“Bukan karena kita persoalannya, karena asal persoalannya dari luar,” tegasnya.

--------------

Tudingan pemerintah tersebut menuai komentar dari warganet.