Sapi Merah dan Penyerbuan Al Aqsa

Apakah sapi merah akan disembelih pada hari raya Idul Fitri ?!

Sumber yang khusus menangani urusan Masjid Al-Aqsa mengatakan bahwa Idul Fitri mendatang bisa menjadi saksi penyembelihan sapi merah, sehingga memungkinkan semua orang Yahudi di Palestina dan dunia menyerbu Al-Aqsa.

Bagaimana maksudnya itu?

Talmud (sumber hukum Yahudi) menyatakan bahwa tanggal penyembelihan harus pada tanggal dua bulan Ibrani Nisan, yang bertepatan dengan Idul Fitri yang diberkahi.

Menurut Kepala Rabbi Israel, orang-orang Yahudi dilarang memasuki kawasan Temple Mount, yaitu Masjid Al-Aqsa, karena kurangnya kesucian mereka dari kotoran orang mati, dan seorang Yahudi tidak dapat disucikan kecuali dengan abu bakaran sapi merah.

Sekitar dua tahun lalu, rombongan Kuil merayakan kedatangan 5 ekor sapi merah di Palestina, setelah mereka memenuhi semua syarat yang disebutkan dalam Talmud.

Setelah membawa sapi-sapi tersebut, mereka akan menyembelih - menurut ritual khusus - satu atau seluruh sapi pada tanggal dua bulan Ibrani Nisan, di Bukit Zaitun di seberang pintu timur Kubah Batu, dan kemudian mereka akan dibakar dan abunya dicampur dengan air dari Mata Air Silwan, dan orang-orang Yahudi akan disucikan bersama mereka sehingga mereka dapat menyerbu Al-Aqsa tanpa batasan.

⚠️ Semua bukti menunjukkan penyembelihan akan dilakukan pada Idul Fitri saat ini, namun - jika misinya tidak berhasil - dapat disembelih di tahun-tahun mendatang pada tanggal yang sama.

---------------

Memang seperti dongeng.

Intinya, orang Yahudi percaya mereka dilarang Tuhan masuk Kuil (masjid Aqsa), sebelum disucikan dengan abu lima sapi merah yang dibuat untuk mandi atau berwudunya mereka, diwakili oleh rabbi-rabbi mereka di Israel.

Itu sebabnya mereka tidak secara terang-terangan berani masuk. Dan itu sebabnya, Hamas memerangi mereka bahkan 6 bulan sebelum idul fitri.

(Sumber: Risalah Amar)
Baca juga :