Suporter AS Nekat Pakai Kaos LGBT Mau Masuk Stadion Nonton Piala Dunia, Langsung Ditolak Petugas Keamanan Qatar, Di Twitter Dia Malah Dapat Balasan Telak!

[PORTAL-ISLAM.ID]  QATAR memang bukan kaleng-kaleng. Di Piala Dunia 2022 Qatar selaku tuan rumah menegakkan aturan larangan kampanye/ekspresi/simbol LGBT.

Orang LGBT tidak dilarang datang ke Qatar dan menonton pertandingan Piala Dunia 2022, tapi tidak diperbolehkan kalau mengkampanyekan/menggunakan simbol-simbol LGBT.

Bagi yang nekad ya siap-siap menghadapi konsekwensi.

Salah satunya yang coba dilakukan oleh suporter AS yang memakai kaos Pelangi. Dia dilarang masuk stadion saat mau menonton pertandingan AS vs Wales. Kalau mau masuk stadion harus ganti dulu kaos/bajunya.

"Baru saja: Petugas keamanan menolak saya masuk ke stadion untuk pertandingan USA-Wales. “Kau harus mengganti bajumu. Itu tidak diperbolehkan."," kicau akun @GrantWahl.

Kicauan @GrantWahl ini dibalas telak oleh orang Qatar.

"Sebagai orang Qatar, saya bangga dengan apa yang terjadi (sikap tegas Petugas Keamanan Qatar yang melarang kaos LGBT -red)," ujar Dr. Nayif Bin Nahar di akun twitternya @binnahar85.

"Saya tidak tahu kapan orang Barat akan menyadari bahwa nilai-nilai mereka tidak universal. Ada budaya lain dengan nilai berbeda yang harus sama-sama dihormati. Jangan lupa bahwa Barat bukanlah juru bicara kemanusiaan," ungkap Dr. Nayif Bin Nahar. 

Publik di sosial media banyak yang setuju dengan pernyataan Dr. Nayif Bin Nahar ini.

Buktinya twit Dr. Nayif Bin Nahar lebih banyak diretwit (mencapai 44 ribu retwit) dan suka (192 ribu), dibanding twit @GrantWahl (10 ribu retwit) dan (104 suka).

👇👇👇