Spanduk 'Tolak Anies Baswedan Sampai Kiamat' Bertebaran di Bondowoso, Polisi Diminta Mengusut Pemasangnya

[PORTAL-ISLAM.ID] Bondowoso - Sejumlah spanduk berisi penolakan capres Anies Baswedan terpasang di sejumlah titik di Kabupaten Bondowoso. 

Spanduk itu diduga sengaja dipasang untuk menjatuhkan citra Anies. 

Pembuat spanduk tersebut mengatasnamakan dirinya sebagai 'Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu'.

Berdasarkan pantauan detikJatim, spanduk didominasi warna merah dan putih. Spanduk tersebut bertuliskan 'Bondowoso Menolak Anies Baswedan Sampai Kiamat'. 

Sampai saat ini belum diketahui siapa dalang di balik Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu tersebut.

Selain menolak Anies, spanduk itu juga berisi penolakan terhadap politik identitas, PA 212, serta khilafah.

Spanduk berukuran sekitar 5x1,5 meter itu diikatkan ke pohon. Satpol PP telah menurunkan spanduk-spanduk tersebut.

Ketua Jaringan Nasional (Jarnas) Anies Baswedan Bondowoso, Haris Humaidi mengatakan, pemasangan spanduk tersebut merupakan salah satu bentuk kampanye negatif. Menurutnya, isi spanduk itu sudah menyudutkan Anies. Salah satunya penggunaan politik identitas.

"Tulisan di banner (spanduk) ini dipasang sepanjang jalan antara kota Bondowoso-Dadapan. Kami mengetahuinya saat kegiatan jalan sehat Jaka Sopan," kata Haris kepada awak media, Senin (14/11/2922).

Haris menyayangkan adanya tindakan yang dapat memecah belah masyarakat ini. Oleh sebab itu, dia berharap ada proses hukum lebih lanjut dari polisi.

"Tentang pemasangan spanduk yang menyebar fitnah, kami harapkan segera ada tindakan dari aparat penegak hukum yang ada," ujar Haris.

Meski, hingga saat ini pihaknya belum melapor secara resmi, namun polisi bisa mengambil tindakan cepat. Saat ini Jarnas masih melakukan kajian dan pembahasan terkait motif pemasang spanduk.

Keterangan dihimpun Jarnas, pemasangan spanduk diduga dilakukan pada malam hari, sebelum jalan sehat Jaka Sopan, pada Minggu (13/11/2022).

(Sumber: Detik)