"WHY NOT THE BEST"

"WHY NOT THE BEST"

Sebagai manusia Surya Paloh pasti punya kekurangan dan kelemahan. Tapi paling tidak ada satu "kebaikan" SP dalam pemilihan Anies sebagai Capres Nasdem yaitu, kenapa dia mengusung Anies? Kenapa bukan dia sendiri yang maju? Toh dia pemilik dan sekaligus Ketua Umum partai. Sangat wajar saja kalau dia yang maju, bukan orang lain.

Sekarang kita lihat dan bandingkan dengan partai partai yang punya hak suara dalam kontestasi Pilpres 2024. PDIP yang bersikeras memajukan Puan sebagai Capres karena adalah pemilik partai walaupun elektabilitasnya masih rendah. Demikian juga dengan Cak Imin, Air Langga, AHY. Dan juga Pak Prabowo yang tetap ingin menjadi Capres walau sudah berkali kali gagal. Kesemuanya adalah pemilik atau Ketua umum partai. Tidak ada yang salah memang, karena memang itu hak mereka.

Hanya PKS dan Nasdem yang tidak mencalonkan pemilik dan Ketumnya sebagai capres.

Tetapi tidak dengan Surya Paloh, dia membuang jauh egonya untuk menjadi presiden dan malah memberikan kesempatan itu kepada Anies yang nota bene tidak punya partai yang diawal-awal dianggap sebagian besar orang yang tidak ingin Anies maju (gw tidak mau memberi narasi pembenci) karena tidak akan mungkin dapat tiket apalagi dengan persyaratan PT 20% yang berat itu.

"Why not the best", itu alasan SP saat ditanya kenapa dia memilih Anies. Ya Anies lah yang terbaik menurut pandangan SP saat ini. Dengan tanpa interest untuk menjadi Capres, SP bisa dengan leluasa memilih calon-calon yang terbaik dari yang putra putri terbaik bangsa yang potensial dari berbagai kalangan dan bahkan dari partai lain. Dari 3 nama, Andika (Panglima TNI), Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo (Gub Jateng - Kader PDIP). Tidak ada satupun dari kader Nasdem!

SP membuang jauh-jauh narasi yang menjadi sekat-sekat pembatas (harus saya, harus dari partai saya, harus dari kampung saya) yang jujur selama ini menjadi sekat pemisah dan membuat bangsa ini terpecah, dan akhirnya SP melabuhkan pilihannya kepada Anies Baswedan.

Sekali lagi kita kutip kata-kata SP, Why not the best. Mudah-mudahan pilihan bebas tanpa ego dari SP ini memang menjadi pilihan terbaik SP dan tentu menjadi pilihan terbaik kita semua..!

SP saja bisa menghilangkan egonya, masa kita sebagai anak bangsa yang ingin bangsa ini secara terus menerus keberubah ke arah yang lebih baik "continuity and change" tidak mau mendukung pilihan ini..?

Mudah-mudahan.!

(Oleh: T Gusmand)