WADUH! Lebih 100 Hacker Sedang Meretas Indonesia, Menurut DarkWeb Criminal Intelligence

[PORTAL-ISLAM.ID]  "Menggunakan platform intelijen DarkTracer, kami mengidentifikasi lebih dari 100 hacker yang meretas ke Indonesia dan membocorkan data," menurut DarkWeb Criminal Intelligence (darktracer.com) perusahaan keamanan teknologi yang berbasis di Singapura.


Mereka menargetkan berbagai database penting, termasuk yang 'sudah menggarap' database Komisi Pemilihan Umum (KPU), di antaranya adalah hacker Bjorka.


Diduga di antara mereka sudah bertransaksi dengan pihak tertentu.

"Kami sekarang sedang memprofilkan hacker Bjorka yang telah menargetkan membocorkan banyak database Indonesia sejak tahun 2020," ungkap DarkWeb Criminal Intelligence.

Analis dan penyelidik yang ingin membuat profilnya dapat menggunakan platform DarkTracer. Cobalah di https://darktracer.com



Selain itu, sekitar 5.829.594 kredensial bocor dari pengguna Indonesia yang terinfeksi malware pencuri data dan didistribusikan di Dark dan Deep Web.


Sumber: zamane