Jawaban Paling Telak Netizen Untuk PSSI Yang Anggap JIS Tidak Layak

[PORTAL-ISLAM.ID] PSSI menyebut JIS kurang memenuhi standar kelayakan untuk gelaran laga Timnas Indonesia. 

Arena berkapasitas 82 ribu penonton itu dinilai PSSI belum memenuhi kelayakan.

Awalnya Stadion JIS dijadwalkan akan menjadi lokasi kedua laga uji coba Timnas Indonesia Vs Curacao pada 27 September. 

Namun, setelah PSSI melakukan uji kelayakan, Stadion JIS dianggap belum memenuhi persyaratan untuk menggelar laga FIFA match day alias jeda internasional.

Publik tanah air pun dibuat bengong oleh penilaian PSSI terhadap kelayakan stadion JIS yang berstandar internasional.

Salah satu tanggapan telak disampaikan netizen.

"JIS itu standar FIFA bukan standar PSSI, standar PSSI itu kalau hujan kehujanan kalau panas kepanasan dan kalau hujan lapangan becek tergenang air😁 jd wajar kalau JIS belum standar PSSI 😂," sentil akun facebook Anwar Haryanto mengomentari PSSI.

Seperti diketahui, Jakarta International Stadium (JIS) yang berlokasi di Tanjung Priok, Jakarta Utara, dibangun dengan dilengkapi atap yang bisa dibuka tutup atau retractable roof sehingga bisa dipergunakan dalam kondisi cuaca apapun sepanjang waktu. 

Selain itu, stadion JIS juga menerapkan 'Zero Run Off', yaitu meresapkan air hujan ke tanah untuk dialirkan melalui saluran air Kota Jakarta Utara.

Mekanisme 'Zero Run Off' itu membuat air hujan tidak menggenangi area sekitar stadion yang berlokasi di Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok tersebut.

"Jadi ketika ada air hujan atau limpasan, itu tidak akan membanjiri kawasan sekitar melainkan akan diresapkan di kawasan Jakarta International Stadium dan juga dialirkan melalui saluran kota," ujar Arry dalam siaran langsung Instagram di Jakarta, Minggu (12/9/2021) malam.

Dikatakan, debit hujan sepanjang tahun dan lain-lain juga ikut diperhitungkan saat perencanaan pembangunan stadion tersebut.

Dengan demikian, JIS mampu memenuhi salah satu parameter penilaian desain bangunan ramah lingkungan (green design recognition) yakni konservasi air (water conservation/WAC).

JIS juga telah meraih predikat platinum dengan skor 91 untuk pengakuan green design recognition dari lembaga sertifikasi dari Dewan Lembaga Konsili Bangunan Hijau Indonesia (Green Building Council Indonesia/ GBCI).

GBCI merupakan anggota dari Lembaga Konsili Bangunan Hijau Dunia (World Green Building Council/WGBC) yang berpusat di Toronto, Kanada dengan beranggotakan 102 negara di seluruh dunia.

Penilaian greenship level platinum pada green design recognition disandarkan kepada enam parameter pemeriksaan (verifikasi), yaitu: Appropriate Site Development (ASD), memperoleh poin sebesar 12, Energy Efficiency and Conservation (EEC) mendapatkan poin 24, Water Conservation (WAC) memperoleh poin 18, Material Resources and Cycle (MRC) meraih dua poin, Indoor Health and Comfort (IHC) mendapatkan empat poin, dan Building Environment Management (BEM) memperoleh tiga poin.

YA.... JIS MEMANG TERLALU KEREN... STANDARNYA TERLALU TINGGI...