Tidak Keberatan dengan Calon Presiden Perempuan, PKS Dukung Puan Jadi Capres PDIP 2024

[PORTAL-ISLAM.ID]  Juru bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) M Kholid memastikan bahwa partainya tidak keberatan dengan calon presiden perempuan.

Maka dari itu, PKS mendorong PDI-Perjuangan (PDIP) segera mendeklarasikan Puan Maharani sebagai capresnya.

"Jadi kalau kita melihat begini, kita melihatnya kan saat ini beberapa sudah pernah muncul, saya melihat surveinya Mas Kunto (Direktur Eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPI) ini kayanya Bang Masinton (PDIP) harus segera deklarasi Mbak Puan menjadi capres nih kayaknya," kata Kholid dalam sebuah diskusi virtual bertajuk 'Elektabilitas Capres dalam Bingkai Survei' yang ditayangkan melalui kanal YouTube MNC Trijaya, Sabtu (3/9/2022).

Dalam survei yang dikeluarkan KedaiKOPI, elektabilitas Puan merangsek naik menjadi 8 persen. Padahal biasanya elektabilitas Puan tak lebih dari 1 hingga 2 persen saja.

"KedaiKOPI sudah kasih skor yang bagus itu Bang Masinton. Jadi kalau PKS itu makin banyak poros (di Pilpres 2024) semakin bagus," ucap Kholid.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Mallarangeng juga mendorong Puan maju sebagai capres dari partai berlogo banteng moncong putih itu.

"Pada dasarnya kalau saya melihat, saya dukung Mbak Puan mau jadi calon presiden. Bagus itu," ujar Andi.

Menurut Andi, kehadiran Puan dalam bursa Capres tentu akan menjadi alternatif atau pilihan bagi masyarakat terkait sosok Capres yang akan dipilih pada Pemilu 2024 nanti.

"Mbak Puan saya rasa bagus bagi negeri ini, (sehingga) kita punya calon, kita punya pilihan-pilihan dan apakah terpilih atau tidak itulah yang (menjadi) persoalan," tutur dia.

Pasalnya, kata Andi, saat ini rakyat menantikan sosok pemimpin yang memiliki kapasitas maupun kompetensi agar dapat terkoneksi dengan baik. Sehingga apa yang dilakukan olehnya dapat diresapi betul oleh rakyat.

Bahkan, kata dia, Puan sangat berpeluang maju dalam bursa Capres 2024 mendatang. Hal ini mengingat PDIP dapat mengusung langsung pasangan Capres-Cawapres tanpa harus berkoalisi.

"Jadi itu pikiran respons saya ya, mudah-mudahan, kita doakan," ujarnya.