Tidak Garang Seperti Kasus KM50, Kapolda Fadil Seperti Kelu Irit Bicara, Ribuan Komen di Youtube KompasTV Berisi Hujatan

[PORTAL-ISLAM.ID] KOMPAS TV di chanel Youtubenya tadi malam (10/8/2022) menayangkan tanggapan Kapolda Metro Jaya Fadil Imran saat ditanya wartawan terkait kasus pembunuhan Brigadir J.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran tak banyak menanggapi soal Irjen Ferdy Sambo menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan agar menanyakan kasus ini kepada Mabes Polri.

"Jangan tanya saya, tanya ke Mabes ya," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.

KOMPAS TV juga menayangkan momen saat pelukan antara Fadil Imran dengan Ferdy Sambo saat awal kasus sebelum Sambo ditetapkan sebagai tersangka.

Tanggapan Kapolda Fadil Imran yang ditayangkan KOMPAS TV di chanel Youtube menuai banyak tanggapan publik dan berisi hujatan serta tuntutan agar Fadil Imran juga diperiksa dan bahkan dituntut untuk dipecat.

"Tumpas semua oknum, bersihkan dan kembalikan kepercayaan RAKYAT INDONESIA pd POLRI," komen Widya Ariyani.

""jangan tanya saya, tanya saja mabes, itu tanggapan saya". Menggelikan sekali, itu sih bukan tanggapan namanya, tapi menghindar," komen MUAD' DIB.

"Wajib d priksa ini!!! Kami rakyat udah merasa ada kecurigaan.... Periksa secepatnya," komen adelia raudhatul rahmah.

"Sudah terlalu jelas, Kapolda Metro Jaya layak dicopot atau diperiksa terserah, pada saat awal mendatangi memberikan dukungan kepada FS, dan bahwa tindakan Kapolres Jaksel dan Anggotanya, serta tindakan para Penyidik Reserse Polda, yang telah dikenakan pencopotan Jabatan, adalah atas izin, sepengetahuan dan tanggung jawab Komandan teritorial dan hirarkikalnya, dan Polda Metro Jaya juga dianggap menghambat pengusutan, maka seluruh penyidikan diambil alih Bareskrim Mabes Polri," ujar eLkesha.

"Kapolda Metro Jaya harus dipecat dan diperiksa juga dalam kasus pembantaian alm Brigpol Novriansyah Joshua Hutabarat," tegas Rudi Simbolon.

[VIDEO]