Skenario Menang Pilpres

Skenario Menang Pilpres

Oleh: Tere Liye*

Apakah Puan bisa menang pilpres 2024? Bisa. Syaratnya sederhana: pastikan lawan calonnya hanya Prabowo. Jangan biarkan nama2 lain seperti Anies, Ganjar, maju.

Nah, dengan syarat bahwa capres harus didukung minimal 20%, maka skenario ini mudah dilakukan. Easy.

Gerindra+PKB, sudah bisa untuk memajukan capresnya: Prabowo+terserahlah siapa wakilnya.

PDIP, mereka HARUS bisa menarik KIB (Golkar, PAN, PPP). Tawarkan posisi wapres ke KIB. Agar KIB tidak muncul capres.

Tinggal isunya adalah: Nasdem, PKS dan Demokrat. Wah, wah, tiga partai tersisa ini susah membayangkan mereka akan betulan gabung. Demokrat mungkin akan mengotot AHY berhak jadi wapres. Jika 3 partai ini tidak bergabung, tidak ada lagi yg bisa mengajukan capres.

PKS mungkin di detik2 terakhir akan lari gabung ke Gerindra+PKB dukung Prabowo. Demokrat lagi2 sok 'oposisi' sendirian. Nasdem gigit jari. Duluan mengumumkan jagoan, tapi ujungnya ambyar.

Maka 2024, capres hanya akan diikuti oleh 2 pasangan:
1. Prabowo + entah siapalah wakilnya
2. Puan + entah siapalah dari KIB

Siapa yang akan menang? Well, jika Puan menang, Prabowo akan gabung lagi jadi menteri deh. Pun jika Prabowo menang, no big problem bagi PDIP. Toh Ketum mereka memang friend2an.

Kalian yang heroik sekali mendukung Ganjar, Anies, tidakkah kalian melihat realitas ini? Jagoan kalian itu bahkan boleh jadi tdk bisa nyalon.

Kalian berharap PDIP tiba2 mencalonkan Ganjar? Lihatlah logikanya, Megawati itu usianya 77 saat 2024. Jika Ganjar yg maju dan menang, 10 tahun, 2034 usia Megawati 87. Megawati tdk bisa menunggu terlalu lama lagi anaknya jadi presiden. Jika Puan 2024 jadi Presiden, PDIP punya penerus ketum yg absolut. SBY sj tdk mau nunggu, AHY itu sdh diorbitkan sejak pilgub.

Jadi, apakah Puan bisa menang pilpres 2024? Bisa. Saat calon2 itu telah dikerucutkan sedemikian rupa, orang2 sok bijak itu akan ceramah: 'pilihlah yang keburukannya paling sedikit'.

Yes. Puan vs Prabowo. Silahkan pilih.

Inilah demokrasi katanya. Inilah bebas memilih katanya. Padahal sejak awal yg dipilih sudah dibatasi. Bayangkan kertas suara, dan di sana hanya 2 nama: Puan vs Prabowo.

Di mana jagoan2 kalian, heh?

(*fb)