Permintaan mu sangat berat anak muda... aku kasih Lamborghini aja πŸ˜…

"Vijay Kumar Singh.... Saya beri kamu satu permintaan!" 

Kata Om Jin pada Vijay yang masih terkaget-kaget oleh kemunculan om Jin dari dalam botol.

Tapi dengan segera Vijay memberi jawaban. 

"Saya ingin mobil impian saya sejak kecil, mobil tercepat dan termahal di dunia: Lamborghini Veneto Roadster yang body-nya berlapis emas 24k dengan kaca anti peluru dan anti rudal. Joknya berlapis kulit terbaik buatan Italy yang dirancang khusus oleh Hermès."

Om Jin tertawa mendengar permintaan Vijay. 

"Hahaha... Vijay... Vijay. kamu itu tinggal di India yang seluruh aspalnya hasil mark-up dan hampir semuanya bolong-bolong. Di mana pemotornya sering zigzag tidak terduga dan zebra cross-nya sering dipakai buat fashion show. Mana bisa mobilmu dipakai ngebut. Belum lagi soal keamanan. Diparkir sebentar mobil berlapis emasmu bakal tinggal rangka. Dan memangnya kamu sanggup bayar pajak tahunan yang nilainya setara rumah tipe 70?

Udah, bikin permintaan yang masuk akal aja. Kali ini pikir yang matang, karena kamu cuma bisa merevisi permintaan satu kali."

"Oke, Om Jin," jawab Vijay Kumar Singh setengah kecewa karena gagal memiliki mobil impiannya. 

"Saya punya satu cita-cita yang juga selalu saya impikan sejak kecil: ingin jadi polisi India yang ramah, jujur, dan anti suap!"

Om Jin terdiam mendengar permintaan Vijay. Wajahnya terlihat bingung.

"Baiklah," jawab Om Jin lima belas menit kemudian. 

"Permintaan mu sangat berat anak muda... aku kasih Lamborghini aja πŸ˜…"

"Kamu mau Lamborghini-nya dikirim hari apa?"

(Wendra Setiawan)