Makin Marak Muslimah Berhijab Nikahi Pria Non Muslim, Imam Shamsi Ali: Ini Bagian dari Gerakan Masif untuk Meliberalkan Umat Islam Indonesia

[PORTAL-ISLAM.ID] Imam dan pendakwah yang aktif di New York, Amerika Serikat, Imam Shamsi Ali, buka suara soal viralnya pernikahan beda agama Staf Khusus (Stafsus) Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Ia pun mengaku heran dengan banyaknya wanita Muslimah berhijab yang belakangan viral di Indonesia karena menikahi pria non Muslim.

Atas keheranannya tersebut, apalagi Kemenag katanya diam saja, ia pun merasa curiga bahwa hal itu kemungkinan memang disengaja untuk tujuan tertentu.

“Saya curiga ini disengaja untuk mengetes respons masyarakat Muslim, tujuannya adalah ke depan menghalalkan praktek pernikahan yang haram ini,” ujarnya saat dihubungi langsung terkini.id pada Sabtu, 19 Maret 2022.

“Jadi, saya curiga memang ini bagian dari gerakan masif untuk meliberalkan umat Islam Indonesia,” ungkapnya.

“Agar hukum-hukum Islam sedikit demi sedikit, tapi sistematis dipreteli. Para ulama harus menyuarakan resistensi kepada upaya masif ini,” tegasnya.

Ia pun memberikan wanti-wanti kepada umat Islam agar terus berhati-hati karena siapa tahu saja ini merupakan cara halus untuk melemahkan iman.

“Ingat, cara yang paling efektif melemahkan Umat ini adalah dengan melemahkan komitmen beragama,” ujarnya.

“Umat ini tidak bisa dihentikan dengan kekerasan dan kekuatan, tapi dengan cara halus melemahkan iman dan mempreteli komitmen agama,” sambungnya lagi.

“Itulah cara untuk menghancurkan yang paling efektif. Umat harus berhati-hati,” pungkas Imam Shamsi Ali.

Sebelumnya, di akun twitternya Imam Shamsi Ali juga merespons keras. 

"Anda mau nikah dengan siapa saja silahkan. Itu hak dan tanggung jawab anda dunia akhirat. Tapi dalam tatanan hukum Nasional Indonesia bolehkan menikah lintas agama/keyakinan? Kenapa akhir-akhir ini marak dan nampak didiamkan? Apalagi orang itu punya posisi di istana..," ujar Imam Shamsi Ali @ShamsiAli2.
[Terkini]