SKENARIO Perpanjangan Masa Jabatan Jokowi Mulai Dihembuskan Cak Imin, Prediksi Dahlan Iskan Ternyata Benar

[PORTAL-ISLAM.ID] Dahlan Iskan pada 18 Februari 2022 lalu, menulis di blog pribadinya (Disway) dengan judul "Tiga Periode". (link)

Dahlan Iskan mengungkap ide ini bukan sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan. Segala sesuatunya sudah 'diatur'. Bakal mudah digolkan.

"Bagi yang biasa mengatur DPR, itu sama sekali tidak sulit. Ada caranya. Langsung jitu," tulis Dahlan Iskan.

"Mumpung pimpinan DPR/DPD dan MPR adalah orang-orang yang tidak sulit diatur," lanjut Dahlan Iskan.

"Masalahnya tinggal ini: siapa yang berani pertama mengusulkan," kata Dahlan Iskan. 

NAH.. SEKARANG TERJAWAB.. yang pertama mengusulkan adalah Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Terkait hal itu, pengamat politik Ujang Komarudin menyampaikan "Yang diutarakan Cak Imin itu kepentingan oligarki dan koorporasi. Bukan kepentingan rakyat."

"Itu ada hubungannya dengan persoalan Cak Imin. Soal elektabilitanya yang tak naik dan sedang tak harmonis dengan PBNU," kata Ujang Komarudin kepada wartawan, Kamis (24/2/2022), dilansir RMOL.

Lebih jauh lagi, dorongan memundurkan pemilu akan menjadi kepentingan lain jika ada ketua umum parpol lainnya turut mendukung pemunduran waktu pemilu.

Kepentingan yang dimaksud yakni keinginan membuat Presiden Joko Widodo menjadi tiga periode.

"Ketum partai yang mendukung perpanjangan masa jabatan presiden telah mengkhianati reformasi. Jika sudah begitu, hanya kekuatan rakyat yang akan menghentikan skenario tersebut," tandasnya.

Aktivis buruh Bung Iyut turut merespons langkah Cak Imin.

"Setelah agak lama surut kini sudah mulai dihembuskan kembali, kali ini cek ombak disuarakan oleh Imin Kardus Duren. Agar terlihat berbeda, Imin sebut angka 2 tahun, padahal tetap aja nantinya ke rencana semula yakni 3 tahun...," kata Iyut di akun twitternya @kafiradikalis tadi malam.