Kagumi Kemegahan JIS, Aktivis Medsos: Saya Tak Melihat Ada di Jateng

[PORTAL-ISLAM.ID] Pegiat media sosial yang juga politisi Partai Umat Mustofa Nahrawardaya kagum dengan kemegahan Jakarta International Stadium (JIS), salah satu dari 10 stadion sepak bola termegah di dunia.

Lewat akun Twitter-nya @TofaTofa_id, Mustofa mengaku, dirinya belum pernah melihat stadion sepak bola semegah JIS di daerah manapun di Indonesia, termasuk Jawa Tengah maupun di Jawa Barat.

“Saya tidak melihat ada gedung seperti ini di Jateng (Jawa Tengah) maupun Jabar (Jawa Barat). Apalagi di Jatim (Jawa Timur),” tulis Mustofa disertai foto kemegahan JIS dikutip KBA News, Minggu, 12 Desember 2021.

Meski begitu, dia berharap, semua provinsi di Indonesa nantinya juga bisa memiliki stadion sepak bola semegah JIS. “Semoga kelak provinsi lainnya bisa seperti Jakarta. Pak @aniesbaswedan memang OK,” tulis Mustofa.

Patut diketahui, JIS merupkan stadion multipurpose atau multifungsi berstandar asosiasi sepak bola dunia yaitu Fédération Internationale de Football Association (FIFA).

Dibangun di atas tanah seluas kurang lebih 23 hektare di kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, JIS mengusung konsep green building dan telah mengantongi tiga piagam Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI).

Pembangunan stadion yang diproyeksikan sebagai Kawasan sport entertainment ini merupakan salah satu janji kampanye Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada empat tahun silam.

Selama pembangunan yang sudah berlangsung 118 pekan, keindahan JIS pun makin terlihat setelah seluruh atap metal sheet stadion utama terpasang.

Gubernur Anies pada Sabtu, 11 Desember 2021 malam juga kembali mendatangi JIS untuk mengecek langsung fungsi sistem audio dan pencahayaan stadion.

Uji coba dilakukan vokalis band Padi Andi Fadly Arifuddin. Ia melantunkan tembang Harmoni dan Mahadewi. Fantastis! Stadion JIS pun disiram aneka kilau warna yang meliuk serta memendar seirama dengan ritme lagu.

Gubernur Anies tampak duduk bersila di rumput lapangan utama JIS didampingi Direktur Pengelolaan Aset PT Jakarta Propertindo (Perseroda) Gunung Kartiko, Direktur Proyek JIS Iwan Takwin, dan sejumlah jajaran Direksi Jakpro.

“Sejauh ini nampaknya baik dan, barangkali, nanti akan menjadi salah satu rujukan sebuah tempat dengan sistem pencahayaan dan sistem suara yang luar biasa,” demikian Gubernur Anies. (kba)