Pulau Banyak Aceh yang ribut Anjing mati, Wilayah ini mendapat sorotan khusus dari Buya Hamka

[PORTAL-ISLAM.ID] Oh, kejadian yang diributkan di Aceh itu terjadi di Pulau Banyak. Wilayah ini mendapat sorotan khusus dari Buya Hamka, karena di awal Orde Baru, banyak pendatang Kristen, seperti dimobilisir masuk ke wilayah ini dan menetap. 

Hobi pendatang Kristen itu memelihara anjing yang dibiarkan berkeliaran sehingga penduduk asli yang muslim merasa risih. Tidak hanya risih tapi juga tersisih, karena kalau protes dianggap tidak toleran dan anti Pancasila. Padahal sebelum itu, penduduk pulau Banyak sudah berpuluh tahun hidup berdampingan Islam dan Kristen tanpa ada masalah.

Silakan cek di buku Dari Hati ke Hati karya Buya Hamka. 

(Arif Wibowo)

***

Dari Hati Ke Hati - Prof. Dr. Hamka

[Resensi Buku]: Dalam buku ini, kita akan menemukan bahwa deislamisasi dan indoktrinasi serta westernisasi bukanlah hanya isu dan gerakan kekinian. Sejak zaman Buya Hamka, pergulatan Islam dengan kelompok anti-Islam telah berlangsung, bahkan benih-benihnya telah ditanam sejak masa kolonial Belanda masuk ke Nusantara dengan semangat gold, glory, dan gospel-nya.

Lalu, sejak berakhirnya Perang Dingin antara Barat dengan komunisme, Islam ditentukan sebagai musuh utama Barat menggantikan komunisme. Clash of Civilization (perang peradaban) antara Barat (Kristen) dan Timur (Islam) berdasarkan teori Samuel Huntington menjadi kenyataan.

Islam sebagai satu-satunya peradaban yang pernah menguasai Barat dalam kurun waktu 700 tahun dianggap pula sebagai satu-satunya kekuatan yang perlu diwaspadai dan harus dihancurkan jika Barat ingin tetap menguasai dunia.

Buku yang ada di hadapan Anda ini merupakan kumpulan tulisan Buya Hamka yang pernah dimuat di majalah Islam Panji Masyarakat dalam rubrik Dari Hari ke Hati selama kurun waktu 14 tahun (1967-1981).

Dalam buku ini, Hamka menyoroti segala permasalahan yang berhubungan dengan agama, politik, dan sosial budaya, di dalamnya termasuk masalah toleransi dan kerukunan umat beragama di Indonesia pada kurun waktu tersebut.

Dengan membaca buku ini, umat Islam diajak untuk kembali menghidupkan ghirah keislamannya, mendalami Islam dengan sebenar-benarnya, dan memperjuangkan Islam yang rahmatan lil 'aalamin sampai akhir hayat, serta menyadari adanya tantangan besar terhadap Islam sepanjang masa.

Selamat membaca.

***

BISA DIBELI DI BERBAGAI MARKET ONLINE