KH Yahya Cholil Staquf Calon Kuat Ketum PBNU

[PORTAL-ISLAM.ID] Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) bakal diselenggarakan pada 23-25 Desember 2021. Nama KH Said Aqil Siroj dan KH Yahya Cholil Staquf menguat di bursa Ketua Umum PBNU.

"Selama ini ada dua calon yang sudah menguat, satu Kiai Said Aqil Siroj sebagai incumbent, dan Yahya Staquf itu. Kalau Yahya Staquf itu memang sudah declare, tetapi kalau Kiai Said siap maju karena diminta oleh banyak wilayah karena dianggap membawa NU lebih bagus, terutama di dunia pendidikan," kata Ketua PWNU DKI Syamsul Maarif kepada wartawan, Jumat (1/10/2021).

KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) disebut menjadi calon kuat Ketua Umum PBNU. Kakak kandung dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas itu mempunyai jaringan luar negeri dengan mempunyai kemampuan bahasa arab dan Inggris.

“Pengurus Cabang dan Wilayah NU seluruh Indonesia sudah bulat mendukung Gus Yahya menjadi Ketua Umum PBNU,” kata Koordinator Pemuda Aswaja Nur Khalim kepada suaranasional.com, Kamis (30/9/2021).

“Gus Yahya pernah menjadi Juru Bicara Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sehingga bisa menyelami secara mendalam pemikiran dan tindakan mantan Ketua Umum PBNU itu,” paparnya.

Kata Nur Khalim, Gus Yahya merupakan sosok santri dengan pemikiran pesantren dan barat.

“Secara akademis lulusan UGM dan pernah menjadi santri para kiai di Jawa dan ulama Saudi,” jelasnya.

Nur Khalim mengatakan, Gus Yahya merupakan keturunan ulama besar mulai dari kakek dan bapaknya.

“Abah Gus Yahya itu KH Cholil Bisri, kakeknya KH Bisri Mustofa. Gus Yahya keponakan KH Mustofa Bisri (Gus Mus),” ungkap Nur Khalim.

Kata Nur Khalim, PBNU di bawah Gus Yahya akan meneruskan gagasan besar KH Said Aqil Siradj.

“Santri-santri NU akan maju secara intelektual tapi tidak tercerabut dari akar tradisi pesantren,” pungkasnya. 


*Foto: Yahya Cholil Staquf saat bertemu PM Israel Benyamin Netanyahu di Israel pada 15 Juni 2018.