Nalar Khadijah Untuk Anies Baswedan

Nalar Khadijah Untuk Anies Baswedan

“Mau minum apa, panas apa dingin?” Tanya Anies malam itu. 

Sebagai anak kost tawaran tersebut sangat membahagiakan. 

Sebelum menyampakan maksud kedatanganku ke rumahnya, ia mendahului menjamu tamu sebaik mugkin. 

Ini kejadian tahun 90-an di rumah Anies jalan Kaliurang Yogyakarta. 

Saya jadi ingat sebuah hadis yang menceritakan perlakuan Khadijah, istri Rasulullah kepada Muhammad ketika beliau menerima wahyu pertama kali. 

Seperti jamak kita ketahui setelah didekap malaikat Jibril di gua hira Muhammad ketakutan luar biasa bahkan saking takutnya beliau kedinginan yang mencekam. Minta sang istri menyelimuti. 

Sambil melayani sang suami keluar kata kata berikut dari Khadijah: “Sekali kali tidak, engkau tidak mungkin dihinakan Allah karena engkau selalu menjamu tamu, engkau juga selalu bicara dengar benar, engkau suka meringankan beban orang yang sengsara dan engkau suka menyambung persaudaraan”.

Akal sehat Khadijah berbicara untuk meredam kecemasan sang suami. Dan nalar itu benar sepenuhnya karena kebiasaan baik Muhammad kepada masyarakat diakui oleh penduduk Mekkah baik lawan maupun kawan. Demikian dikisahkan dalam Almustadrak karya Imam Al Hakim

Anies dalam skala yang berbeda juga melakukan dan berjanji menjalankan pointers seperti yang dinalar Khadijah. 

Berikut adalah pointers Khadijah yang dilakukan dan akan dijalankan Anies:

1. Suka menjamu tamu. Untuk hal ini saya telah membuktikannya, seperti cerita di awal tulisan ini.

2. Bicara dengan benar. Saya belum pernah mendengar atau membaca media yang menyebut Anies telah melakukan kebohongan. Yang saya tahu saat ia bicara yang terkait dengan reputasi orang lain selalu membawa data yang valid. Bahkan saat menjadi jubir calon presiden Jokowi juga lakukan seperti itu.

3. Suka meringankan beban orang lain. Point ini saya kira banyak orang yang bersedia melakukan testimoni. Misalnya yayasan Indonesia Mengajar yang ia dirikan telah membantu anak-anak di kepulauan terpencil memperoleh guru dari yayasan yang ia pimpin. Untuk program kerja yang akan ia jalalankan juga sangat jelas keberpihakan Anies dengan orang orang lemah. Misalnya janjinya yang akan menghentikan reklamasi laut, sebab proyek ini hanya menguntungkan konglomerat dan menyengsarakan nelayan.

4. Suka menjalin persaudaraan. Pergaulan Anies yang sangat luas sudah cukup membuktikan bahwa dirinya suka menyambung persaudaraan antar sesama manusia.  

Dengan memakai nalar Khadijah tersebut saya berani berucap “sekali kali tidak, Anies tidak mungkin dihinakan Allah dalam Pilkada ini”. 

*Kenangan Pilkada DKI 2017

(Oleh: Muhammad Nursalim)