Sindir Keras Mahfud MD, Natalius Pigai: Menteri Ngawur, Sembrono!

[PORTAL-ISLAM.ID]  Aktivis HAM asal Papua, Natalius Pigai melontarkan sindiran keras terhadap Menko Polhukam Mahfud MD yang menyebut indeks demokrasi Indonesia turun karena faktor intoleransi.

Natalius Pigai menilai, pernyataan Mahfud MD soal indeks demokrasi di Indonesia tersebut mengada-ada dan terkesan sembrono.

“Ngawur, Menko kok sembrono ya,” ujar Natalius Pigai lewat keterangan tertulisnya.

Pigai memgatakan, pernyataan itu Mahfud itu ngawur karena indeks demokrasi Indonesia turun bukan karena intoleransi yang tinggi melainkan karena kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah.

Menurutnya, kebijakan tersebut antara lain surat edaran soal hate speech, Perppu Ormas, kriminalisasi aktivis dan penetrasi negara pada media.

“Lihat kebijakan-kebijakan Pemerintahan Jokowi yang secara sadar, sengaja, dan sembrono telah membunuh Iklim demokrasi di Indonesia,” tegas Pigai, Jumat 13 Agustus 2021 seperti dikutip dari Genpi.co.

Sebelumnya, berdasarkan data yang dipublikasi The Economist Intelligence Unit (EIU) Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) memiliki skor 6,48 dan masuk kategori demokrasi belum sempurna atau flawed democracies.

Terkait hal itu, Menko Polhukam Mahfud MD menilai semua negara di dunia hampir mengalami penurunan indeks demokrasi saat ini karena pandemi Covid-19.

Menurut Mahfud, faktor lain yang lebih dominan mempengaruhi turunnya indeks demokrasi adalah turunnya budaya hukum di Indonesia lantaran intoleransi menguat.[terkini]