BuzzeRp Ngamuk, Tapi Tetap Dungu! Tuduh AHY, Anies dan Kadrun Suap Twitter Rp3 M buat Bungkam Akun Denny dk

[PORTAL-ISLAM.ID]  Hilangnya akun twitter Denny Siregar, Ade Armando dan Ferdinand Hutahaean menjadi pukulan telak bagi pendukung pemerintah. Tak ayal, berbagai tuduhan pun dilempar ke segala pihak.

Mulai dari AHY, Anies hingga kadrun jadi sasaran fitnah buzzeRp.

"AHY dan Anies belum menguasai negara ini, kadrun kelompok anti Pancasila baru jadi oposisi tapi sudah membungkam pihak yg berbeda dgn mereka, bayangkan jika mereka menguasai negara ini, bisa2 kita satu persatu hilang tanpa jejak.Karna itu buzzer NKRI jgn pernah menyerah," kata Chusnul.

"Gaya orba jangan sampai tumbuh kembali dinegeri tercinta ini. Demokrasi mesti ditegakkan dalam bernegara bukan dalam kelompok semata. Demokrasi sudah tentu Demokrat. Demokrat belum tentu Demokrasi. Camkanitu!," tambah Bang Mara.

Lucunya, malah ada yang membuat asumsi suap Rp3 Miliar untuk Twitter agar menghapus akun Denny dkk.

"Dengernya ada kasih keluar 3M utk byr suspend akun mbak, mas denny, mas armando dll," sambut Eddy.

Tembakan fitnah dan hoax itu pun diladeni warganet yang juga aktivis media sosial, Maudy Asmara. Maudy menyebut sudah merasakan suspend sejak 2019. Ia lalu mempertanyakan sejauh mana para buzzeRp menerapkan sila Pancasila. Karena selalu menuduh pihak oposisi sebagai anti Pancasila.

"Itu sudah gue rasain pasca pilpres 2019 @Chus****tik.Yakin lo hafal dan menerapkan 5 sila Pancasila?," sentil Maudy Asmara (@Mdy_Asmara1701).

Warganet lain pun banyak yang menertawakan aksi tuduhan buzzeRp tersebut.

"Maaf bayaran untuk Buzzer sedang dipakai untuk masa pandemi skrg ini, jadi bacot sama fitnah nya di taro dulu ya Bong 😂😂🤣," balas Yudha.

"Ha ha ha aku e Lo yg di suspend nuduh kemana2! Eh ngomong2  akun lu di Rush? Atau Ras ? Tanyain sohib lu. Denny atau Ferdinand ya !," sambut Irvan.

Hingga kini, akun-akun dedengkot buzzeRp masih disuspend. Bahkan akun baru Ferdinand juga langsung kena blokir. [wartaberita]