JEBAKAN UTANG CHINA

JEBAKAN UTANG CHINA

Silakan googling, topik tentang "Utang Pembiayaan Infrastruktur Negara Montenegro ke China" ini lagi ramai di situs-situs berita Eropa...

OLEH SEBAB Pemerintahan Perdana Menteri Zdravko Krivokapi yang baru menjabat Tahun 2020 kemarin, dihadapkan pada situasi perekonomian negara yang sulit (gara-gara Utang ke China oleh Pemerintahan sebelumnya)...

HINGGA ....meminta bantuan keuangan dari Uni Eropa.

Link Pemberitaan Indonesia :

Terlilit Utang Proyek Mangkrak dari China Senilai Rp14,5 Triliun, Montenegro Mengemis pada Uni Eropa

Utang ke China Menumpuk, Tanah Montenegro Terancam Dipakai Tiongkok

Utang China di Proyek Mahal Jalan Montenegro

AKAN TETAPI ...., jangan coba-coba ajukan berita ini kepada Pendukung Buta Pemerintahan Jokowi APABILA belum tahu celah argumentasinya...

KARENA... akan muncul sanggahan   "Ah.... Montenegro kan hanya negara kecil, penduduknya berapa ...?  Jangan dibandingkan dengan Indonesia. Skala Perekonomian Negara juga beda jauh ...."

Kira-kira begitulah pembenaran yang akan muncul atas maraknya Pembiayaan Infrastruktur Indonesia oleh China. 

NAMUN SILAKAN lengkapi ajuan berita dengan pertanyaan argumentatif seperti berikut:

(1) KENAPA UTANG KEPADA CHINA BANYAK YANG BERMASALAH DENGAN STUDI KELAYAKAN PROYEKNYA ??? 

(2) KENAPA CHINA (DALAM BANYAK KASUS) SELALU MAU MEMBERI PINJAMAN PROYEK MESKI DIA TAHU SEBETULNYA TIDAK LAYAK SECARA EKONOMI??? APAKAH ADA PERTIMBANGAN POLITIK DIBALIKNYA???

*NOTE : Dalam Kasus Montenegro, diinformasikan bahwa proyek yang ada adalah tidak layak secara ekonomi oleh dua studi kelayakan, namun Montenegro memutuskan untuk terus melanjutkannya DAN CHINA TETAP MEMBERIKAN PINJAMANNYA. Pengamat Eropa menduga China akan menggunakan Montenegro sebagai porosnya ke Eropa oleh karena posisi geografisnya dan aksesnya ke pantai Adriatik.

DAN PERLU UNTUK DIKETAHUI JUGA bahwa Montenegro bukan satu-satunya negara yang mempunyai "Utang Bermasalah Dengan China", setelah sebelumnya ada Srilanka, Maladewa, Kenya, Zimbabwe DLL. 

BACA ini :

Ratusan Negara Terperangkap Diplomasi Jebakan Utang China

Ramai-ramai Masuk Jebakan Utang China, Sri Lanka Hingga Kenya

Duh! Banyak Negara Terperangkap Jebakan Utang China

LALU... BAGAIMANA DENGAN INDONESIA???

Masih terlalu dini untuk menilai tentang "Kesehatan Proyek" pada Proyek-Proyek Infrastruktur yang dibiayai oleh Pinjaman dari China AKAN TETAPI tanda-tanda "masalah" itu sudah ada contohnya, YAITU: 

Biaya Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak 20%, Hingga Muncul Wacana BUMN RI Mau Kurangi Porsi Saham Kepemilikan.

DENGAN DEMIKIAN NYATA BENAR ADA MASALAH PADA STUDI KELAYAKAN PROYEK, HINGGA TERJADI SALAH ESTIMASI BIAYA HINGGA 20%.

Biaya Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bengkak 20%, Tambahannya dari Mana?

Biaya Proyek Kereta Cepat Bengkak, RI Mau Kurangi Porsi Saham?

APABILA... "salah studi" sebagaimana yang terjadi pada proyek Kereta Cepat JKT-BDG terjadi secara massif pada banyak proyek yang dibiayai dengan Pinjaman China....

MAKA... bukan tidak mungkin kelak pengganti Pak Jokowi akan mengalami kesulitan serupa, seperti yang dihadapi oleh Perdana Menteri Montenegro (yang mewarisi kebijakan pemerintah sebelumnya).

Berdo'a saja itu tidak terjadi .... 

(By TARA PALASARA)