Syekh Muhammad Ali Ash-Shabuni, Ulama Terkemuka Penentang Keras Rezim Assad

[PORTAL-ISLAM.ID]  Telah meninggal dunia ulama besar abad 21 Syekh Muhammad Ali Ash-Shabuni, Jumat (19/3/2021).

Beliau wafat di kota Yalova (يلوا) Turki dalam usia 91 tahun.

Prof Dr Syekh Muhammad Ali Ash-Shobuni lahir di Kota Halb (Aleppo) Suriah pada tahun 1930. Beliau menyelesaikan studinya di Universitas Al-Azhar hingga level Takhasus tahun 1954.

Beliau menghabiskan lebih dari 30 tahun hidupnya untuk mengajar di Makkah Al-Mukarramah. Banyak murid-muridnya yang menjadi Kyai, ulama, dan tokoh agama di negerinya, termasuk murid-murid beliau di Indonesia.

Syekh Ali As-Shabuni merupakan ulama yang banyak menghasilkan beragam karya dari berbagai bidang keilmuan antara lain tafsir, hadis, dan lainnya. Dalam bidang tafsir terutama, karya beliau yang banyak dikaji di Indonesia terutama adalah Shafwat al-Tafasir, Rawai’ al-Bayan fi Tafsir al-Ahkam dan al-Tibyan fi ‘Ulum al-Quran.

Sepanjang hidupnya, beliau mengabdikan dirinya kepada agama dan dakwah. Beliau pernah beberapa kali mengunjungi Indonesia, salah satu kunjungannya adalah pada sekitar tahun 2013 dan berkeliling ke sejumlah wilayah di Indonesia termasuk ke pesantren-pesantren.

Ulama Penentang Rezim Assad

Dai lulusan Mesir Syekh Ahmad Al-Misri melalui akun IG-nya @ahmad_almisry menyampaikan tentang sosok Syekh Muhammad Ali Ash-Shabuni.

"Beliau termasuk tokoh dan barisan yang terdepan menentang kezaliman di Suriah. Beliau tidak pernah mau berbaris sedikit pun bersama mereka yang mendukung kezaliman," sebut Syekh Ahmad Al-Misri.

Dalam sebuah tayangan video, Syekh Muhammad Ali Ash-Shabuni dengan tegas menentang Rezim Assad yang dijulukinya sebagai Musailamah Alkadzdzab!!

Tapi aneh, ada kaum yang katanya pecinta beliau tapi malah membela dan mendukung Assad.

Semoga Allah merahmati Syekh Muhammad Ali Ash-Shabuni dengan rahmat-Nya yang luas.

Membalas seluruh khidmahnya, jihadnya, dan jasanya untuk umat Islam.

Serta menempatkan beliau dalam kenikmatan dan keabadian surga-Nya.

[Video]