HAH? Minta Masukan Sama Ferdinand? Kaya Apa Jadinya Nanti UU ITE???

Orang digigit Anjing bukan berita. Anjing digigit orang, baru berita. Barangkali itulah kenapa Republika memilih judul, Tim kajian UU ITE minta masukan dari Ferdinand Hutahaean. Redakturnya pasti yakin banyak warganet yang tertarik membaca isi beritanya. Judulnya bikin ngakak tujuh hari tujuh malam. Kaya apa jadinya nanti UU ITE.

Isi beritanya memang bukan Cuma Ferdinand yang diundang. Ada nama-nama lain. Nama-nama itu entah kebetulan atau nggak sengaja masih sekampung dengan Ferdinand, kampung Kolam.

Ada nama Eksekutif Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet) Damar Juniarto, Presidium Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Anita Wahid, dan Direktur Eksekutif Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) Erasmus Napitupulu.

Selain itu, peneliti Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (Elsam) Wahyudi Djafar, Direktur Eksekutif Setara Institute Ismail Hasani, dan sejumlah pegiat sosial media seperti Deddy Corbuzier dan Ferdinand Hutahaean.

Padahal Tengku Zulkarnain, Babe Haikal juga sangat aktif di medsos dan punya follower beijibun, tapi nggak masuk daftar undangan.

Sebagai informasi, tim Kajian UU ITE sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan para terlapor dan pelapor. Berbagai masukan diterima, salah satunya menekankan pentingnya edukasi terhadap pengguna ruang digital.

Cuma gitu aje? Kalau hasilnya cuma pentingnya edukasi pengguna medsos, ngapain capek-capek minta masukan?

(By Bang Rojak)

Orang digigit Anjing bukan berita. Anjing digigit orang, baru berita. Barangkali itulah kenapa Republika memilih judul,...

Dikirim oleh Bangrojak Indah pada Senin, 08 Maret 2021