Gus Miftah Berang Namanya Dicatut dalam Seminar Internasional Bertema Dukun

[PORTAL-ISLAM.ID] Baru usai polemik Festival Santet yang digagas Perdunu (Persatuan Dukun Nusantara), jagat maya Banyuwangi kembali dihebohkan dengan beredarnya pamflet Seminar Internasional bertema Dukun. 

Dalam pamflet tersebut, tertera logo PC GP Ansor Banyuwangi, Matan Banyuwangi, dan Perdunu. Kemudian terdapat tulisan Seminar Internasional bersama Ansor Banyuwangi Mewujudkan Perdamaian Dunia, Tema “DUKUN dan PERDAMAIAN DUNIA”.

Pamflet tersebut rupanya membuat Gus Miftah, dai kondang asal Yogyakarta berang. Sebab, dalam pamflet itu mencatut nama Gus Miftah sebagai salah satu keynote speaker. Selain Gus Miftah, juga tercantum nama Gus Rofiq selaku staf ahli supranatural Gus Dur sebagai keynote speaker.

Sedangkan pemateri yakni Mochtar Nabeel (Pengamat Supranatural dari Universitas Al-Azhar), Abdul Fatah Hasan (Ketua Umum Perdunu), Fatchan Himami Hasan (Bendum PC GP Ansor Banyuwangi), dan Ali Nurfatoni (Sekjen Perdunu).

Gus Miftah langsung merespon dan mengklarifikasi hal tersebut melalui akun instagramnya dengan melampirkan pamflet yang mencatut namanya.

“Klarifikasi…….. saya tidak ada konfirmasi dengan acara ini, saya tidak tahu sebelumnya, kok nama saya ada di dalamnya ya?” tulis Gus Miftah di akun instagramnya.

Pimpinan pondok pesantren Ora Aji Sleman ini pun meminta pihak-pihak yang mencatut namanya tersebut bertanggung jawab dan mengklarifikasi ke publik. Sebab, Gus Miftah mengaku mendapat komplain  dari para ulama dan jamaahnya atas beredarnya pamflet tersebut.

“Tolong pihak yang bertanggung jawab klarifikasi ke public apa maksudnya, karena saya banyak dikomplain oleh para kyai dan ustadz serta jamaah. Termasuk guru saya @yusufmansurnew bertanya soal ini. Semoga kita semua diampuni dosa-dosanya,” tutup Gus Miftah. 

Komentar Netizen

Unggahan Gus Miftah ini mendapat berbagai macam komentar dari para netizen.

“Kok ada logo Ansor Gus,” tulis akun @antonjavcons.

“Lah terus gmna ini gus, cepet selesaikan gus,” tulis akun pantangkendor.

“Banyuwangi maneeeeh, Kotaku terkenal,” tulis akun @ayu_tpk97.

Hingga saat ini, pihak-pihak terkait yang tertera di dalam pamflet tersebut belum berhasil dikonfirmasi. 

“Sebentar mas, masih ada acara,” kata Ketua GP Ansor Banyuwangi, Ikhwan Arif saat dihubungi melalui telepon selulernya. (Nusadaily)

Baca juga :