Polisi Yang Tidak Berseragam Boleh Ancam Rakyat Dengan Senjata Api?

Polisi Yang Tidak Berseragam Boleh Ancam Rakyat Dengan Senjata Api?

Di semua negara demokrasi, polisi punya banyak alat dan tindakan yang bisa dimanfaatkan ketika terjadi demonstrasi. Ada gas air mata, water cannon, dll. 

Salah satu hal yang tidak dilakukan? Petugas yang tidak berseragam mengangkat pistol atau senjata api yang lain untuk mengancam rakyat di hadapannya! 

Demonstrasi yang menimbulkan kericuhan dan serangan dengan batu terhadap polisi sangat salah. Tapi membalas dengan ancaman pistol juga salah. Apalagi dilakukan oleh petugas yang tidak pakai seragam, nama, dan identitas lainnya. 

Saya kaget melihat foto ini, dan heran kenapa tidak menjadi berita besar. Hal seperti ini sangat umum terlihat di negara-negara diktator, yang punya pasukan "polisi rahasia" yang bisa ancam rakyat kapan saja di mana saja. 

Kalau merasa perlu angkat senjata api terhadap rakyat sendiri, hendaknya dilakukan oleh petugas yang berseragam agar tanggung jawabnya jelas. Sayang sekali kalau hasil kemerdekaan menjadi begini. 

Foto: Detikcom

Bentrokan antara pelajar dan polisi kembali terjadi di Jalan Tentara Pelajar, Palmerah, Jakarta, Rabu (7/10/2020). Usai dilempari batu, sejumlah polisi dengan pakaian preman mulai mengejar para pelajar tersebut.

(By Gene Netto)