Membela Anji


Membela Anji

Oleh: Jonru Ginting

Sejak jadi Youtuber, salah satu channel yang rajin saya tonton adalah Dunia Manji. Saya tidak peduli Mas Anji ini siapa, termasuk soal pandangan politiknya, juga pemahaman agamanya. Yang jelas, saya menilai bahwa Mas Anji ini seorang artis yang unik.

Para artis lain umumnya bikin channel yang isinya hanya seputar bongkar lemari atau tas, pamer kekayaan, liputan kegiatan sehari-hari, dan sebagainya. Pokoknya yang remeh-temeh, tapi disukai oleh para penggemar mereka.

Mas Anji justru membuat channel Youtube yang isinya sangat jauh berbeda.

Beliau rajin berbagi mengenai ilmu dan wawasan seputar musik, juga tema-tema lain yang bermanfaat serta positif.

Saya bukan pemusik dan tak paham soal musik. Namun saya suka menonton video-video Mas Anji yang membahas tentang musik. Karena hal-hal yang beliau sampaikan memang sangat bermanfaat, dan tidak eksklusif untuk para pemusik saja.

Intinya, Mas Anji termasuk Youtuber yang selama ini saya kagumi.

Dan ketika baru-baru ini Mas Anji membuat video mengenai pandemi yang menjadi kontroversi, dan gara-gara itu dia dibully oleh banyak orang, bahkan saya dengar kabar bahwa beliau dilaporkan ke polisi, maka tanggapan saya adalah:

Saya belum nonton videonya. Karena belakangan ini saya memang kurang update terhadap perkembangan Youtube. Bahkan sudah dua bulan saya vakum bikin video di Youtube.

Ya biasalah, saya sedang sibuk membina para mitra saya di Eco Racing. Karena saya juga ingin agar mereka sukses seperti saya.

Karena belum nonton itulah, maka saya tentu tidak mau dengan sok tahunya memberikan komentar atau pendapat tentang video tersebut.

Saya hanya ingin bilang:

Jika yang dilakukan oleh Mas Anji lewat video tersebut merupakan sebuah kesalahan, maka saya yakin beliau sudah melakukan intropeksi diri. Dan kita harus menghargai itu. Sebab sepengetahuan saya, Mas Anji termasuk orang yang sportif dan berjiwa besar.

Buat apa sih, kita membully dia? Kita hanya sibuk melihat satu kesalahannya, tapi lupa bahwa selama ini Mas Anji termasuk Youtuber yang telah berperan besar dalam memberikan nuansa positif pada konten-konten video Youtube.

Hm… Apakah saya membela Mas Anji karena saya kini berubah jadi cebong?

Hehehehe… Kesimpulan yang terlalu dangkal.

Saya yakin kita semua tidak hanya hidup di dunia maya, tidak hanya hidup di media sosial. Kita juga punya kehidupan offline yang jauh berbeda dengan dunia maya.

Di dunia maya, memang yang kita lihat hanya dua golongan manusia, yakni Cebong dan Kadrun. Tapi di dunia offline, saya menemukan banyak sekali orang yang bukan cebong dan bukan kadrun.

Lantas siapa?

Mereka ini ANTARA LAIN adalah orang-orang yang tidak peduli pada politik, atau tidak paham tentang politik.

Bagi mereka, Jokowi dan Prabowo itu adalah dua orang tokoh nasional. Hanya sebatas itu saja. Mereka tidak fanatik atau cinta buta terhadap salah seorang di antaranya.

Menurut pengamatan saya, Mas Anji termasuk artis yang seperti itu. Setahu saya, beliau ini termasuk orang yang tidak terlalu paham politik.

Jadi jika pada Pilpres 2014 beliau dukung Prabowo dan pada Pilpres 2019 beliau dukung Jokowi, menurut saya itu dilakukan Mas Anji karena faktor keawaman beliau soal politik saja.

Ya wajar jika beliau seperti itu. Karena MUNGKIN hampir seluruh waktunya selama ini tersita untuk dunia musik.

Jadi kalau Mas Anji disebut sebagai cebong, menurut saya ya… tidak terlalu tepat juga. Toh kita bisa melihat, para cebong justru membully beliau sehubungan dengan konten tentang pandemi tersebut.

Sahabat Sekalian, saya sangat paham bahwa negeri kita ini sedang terpecah menjadi dua kubu, yang sepertinya sulit untuk disatukan.

Saking besarnya perpecahan tersebut, kita saat ini sudah terbiasa mengidentifikasikan seseorang sebagai cebong atau kadrun.

Kita bahkan sangat sensitif terhadap isu apapun yang berhubungan dengan tema cebong atau kadrun.

Misalnya: Dulu saat Bang Sandiaga Uno bikin acara aksi sosial, bekerja sama dengan pendukung Ahok, langsung tuh beliau dihujat, dituduh sudah menyeberang jadi cebong. Hehehe… Lucu Ya….

Jadi Intinya:
Saya ingin menyampaikan bahwa sikap saya terhadap Mas Anji yang saya sampaikan pada video ini, SAMA SEKALI TIDAK ADA HUBUNGANNYA DENGAN CEBONG S KADRUN ATAU CEBONG VS KAMPRET.

Saya hanya ingin bersikap objektif, bahwa selama ini saya menilai Mas Anji sebagai sosok artis, musisi, sekaligus Youtuber yang positif, dan konten-kontennya bermanfaat. Dan jika isi video beliau tentang pandemi dianggap sebagai sesuatu yang salah, ya namanya manusia, tentu tidak selalu benar. Pasti pernah atau sering khilaf.

Saya hanya berharap, jika yang dilakukan oleh Mas Anji ini merupakan sebuah kesalahan, maka semoga beliau bisa intropeksi lalu memperbaiki diri. Itu saja.

Dan bagi kita semua, saya hanya ingin bilang: Orang Indonesia itu tidak hanya cebong dan kadrun. Yang di luar itu juga sebenarnya banyak.

Terima kasih, semoga bermanfaat, dan maaf jika tidak berkenan.

Jakarta, 4 Agustus 2020

(Jonru Ginting)

Sumber: http://jonruginting.com/membela-anji
loading...