Wah Ternyata, Kemenkes Belum Terima Anggaran Covid-19, Padahal Sudah Dikambinghitamkan


[PORTAL-ISLAM.ID] TERNYATA Kementerian Kesehatan (Kemenkes) belum terima anggaran kesehatan Rp87,55 triliun, sedangkan institusi itu dinilai lalai karena penyerapan anggaran sangat minim hanya 1,56% saja.

Anggota Komisi VII DPR Ratna Juwita menilai pemerintah kurang serius dalam menangani pandemi covid-19.

“Kemarin pemerintah telah menyampaikan bahwa ada anggaran Rp75 triliun untuk penanganan covid-19 yang diberikan ke Kementerian Kesehatan dan akhirnya direfocusing menjadi sekitar Rp87 triliun, itu ternyata setelah kita breakdown dengan rekan-rekan di komisi IX, Kementerian Kesehatan belum menerima dananya,” ujar Ratna dalam rapat dengar pendapat, Rabu (1/7/2020), seperti dilansir MediaIndonesia.

Ratna menuturkan, karena dana yang belum disalurkan membuat penyerapan anggaran di Kementerian Kesehatan masih sangat rendah yakni 1,56 persen.

“Itu sangat memprihatinkan, karena saat ini tidak diketahui oleh publik, pasti Kementerian Kesehatan menjadi kambing hitam terhadap wabah covid-19. Padahal itu dana masih dihold (ditahan) nggak tahu yang ngehold siapa,” tandasnya.

Seperti yang diketahui, beberapa waktu lalu Presiden Joko Widodo sempat menegur para menterinya yang dinilai tidak melaksanakan program-program terkait covid-19 dengan baik. Salah satu yang menjadi sorotan yakni Kementerian Kesehatan yang penyerapan anggarannya masih sangat minim.

HAL INI... yang juga disoroti dan disayangkan oleh mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah saat menjadi narasumber di ILC tvOne, Selasa (30/6/2020).

Fahri menyatakan dapur Istana kacau balau, bagaimana mungkin Presiden menyampaikan data yang tidak valid.

"Presiden gak boleh punya data yang gak benar. Baru sehari ngeluarkan data, besoknya dibantah orang. Yang ngebantah anggota DPR yang tau persis berapa anggaran Kementerian Kesehatan. Gak boleh begitu dong, data presiden mesti valid. Masa kabinet datanya beda-beda. Karena itu dapur Istana harus kuat. Dapur Istana itu Setneg Setkab," papar Fahri Hamzah.

[Video]
Baca juga :