Beginikah Pembangunan Infrastruktur Yang Dibangga-banggakan Jokowi dan Pendukungnya Itu ???


Beginikah Pembangunan Infrastruktur Yang Dibangga-banggakan Itu ???


Butuh Uang buat Bayar Utang, PT Waskita Karya Jual 4 Ruas Tol
https://tirto.id/butuh-uang-buat-bayar-utang-pt-waskita-karya-jual-4-ruas-tol-fMMH

Sebelumnya, di Akhir Tahun 2019:
Sah ! Waskita Jual 2 Ruas Tol Rp 2,5 T ke Investor HongKong
https://www.cnbcindonesia.com/market/20191218102836-17-124002/sah-waskita-jual-2-ruas-tol-rp-25-t-ke-investor-hong-kong

***

Gini ya...  soal jual-menjual Konsesi atau Hak Operasional atau Hak Pengelolaan atas Jalan Tol oleh BUMN itu, (sebetulnya) adalah HAL BIASA SAJA DALAM BISNIS.

DALAM ARTI .... Penjualan atas HAK dilakukan ADALAH guna mendapatkan dana segar, yang kemudian dipakai untuk membangun infrastruktur lagi dan sebagian lagi untuk membayar hutang sebelumnya (atas jalan yang telah dibangun). Ini lazim dan sah-sah saja.

ADAPUN yang MENJADI SALAH KAPRAH adalah, MANAKALA:

(1) Pembangunan Jalan Tol, DIAGUNG-AGUNGKAN OLEH LOYALIS JOKOWI sebagai KESUKSESAN / PRESTASI Pembangunan Pemerintah Jokowi.

PADAHAL kesuksesan pembangunan apaan? cukuplah disebut sebagai "Hasil Pembangunan" saja, KARENA pada faktanya Jalan Tol Berbayar adalah Praktek Bisnis Negara kepada Rakyatnya !

Kalau sekedar bangun jalan tol, sebetulnya cukuplah Group Bisnis Konstruksi & Properti Swasta yang ada, diberikan saja dukungan penuh (sebagaimana dukungan Pemerintah kepada BUMN seperti regulasi pendukung dan pendanaan) MAKA INDONESIA AKAN BISA DIRATAKAN DENGAN JALAN TOL !

Sebagai pembuktian, untuk diketahui saja, saat ini Group Astra sudah mengelola 34,71 Persen atas Jalan Tol Trans Jawa

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20181127153520-92-349612/anak-usaha-astra-kuasai-3471-persen-tol-trans-jawa

https://bisnis.tempo.co/read/1301572/dalam-dua-tahun-astra-ingin-bangun-150-km-jalan-tol

(link di atas adalah berita Tahun 2018 dan 2020, yang isinya saling melengkapi )

Raksasa-raksasa Swasta di Jalan Tol
https://properti.kompas.com/read/2018/02/23/180000821/raksasa-raksasa-swasta-di-jalan-tol?page=all

Note : Iya, saya (penulis) paham ... Swasta hanya akan mau bangun tol jika prospeknya menguntungkan. Tapi jika Pemerintah memberikan dukungan & fasilitasi penuh ( misal : regulasi pembebasan tanah dan back up pendanaan ) SWASTA MANA YANG TIDAK MAU ? semua akan berebut dikarenakan banyak bisnis turunan yang bisa diupayakan dari Pengelolaan Jalan Tol.

(2) Pembangunan Jalan Tol gencar dibangun oleh Pemerintah Jokowi, NAMUN AKHIRNYA  (banyak) Pihak Asing yang menerima manfaat finansial oleh karena telah membeli Hak Operasional, sementara RAKYAT TETAP HARUS MEMBAYAR ketika melewatinya.

baca ini :

Di Periode Kedua Jokowi Bakal Banyak Tol Dilepas ke Asing
https://www.cnbcindonesia.com/news/20191030174429-4-111463/di-periode-kedua-jokowi-bakal-banyak-tol-dilepas-ke-asing

Jokowi Izinkan Asing Kelola Aset Negara
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200310154754-532-482150/jokowi-izinkan-asing-kelola-aset-negara

Perpres Terbit, Jokowi Buka Pintu Asing Kelola 9 Aset Negara
https://katadata.co.id/berita/2020/03/04/perpres-terbit-jokowi-buka-pintu-asing-kelola-9-aset-negara

LALU ..Kesuksesan Pembangunan macam apa itu? Yang ada, itu Pemerintah Jokowi SUKSES memfasilitasi Asing untuk berbisnis dengan rakyat Indonesia.

Biar Fair ... cukuplah dikatakan saja disebut sebagai Hasil Pembangunan belaka dan BUKANLAH  KESUKSESAN / PRESTASI PEMBANGUNAN !

*Note: Pembangunan Jalan Tol sudah dimulai dan banyak dibangun oleh Pemerintahan Soeharto, tetapi tidak sampai diagung-agungkan seperti jaman sekarang.

****

Masih terkait dengan BUMN Konstruksi, hal yang ironis SERTA (maaf .. ) SANGAT menjijikkan dan (sekali lagi maaf ... ) memuakkan ADALAH ketika Pemerintahan Jokowi tidak punya malu dalam menjadikan BUMN sebagai sarana balas jasa BAGI relawannya...

Sosok 2 Relawan Jokowi di Kursi Komisaris Waskita yang Baru
https://money.kompas.com/read/2020/06/06/170758426/sosok-2-relawan-jokowi-di-kursi-komisaris-waskita-yang-baru?page=all

Erick Thohir Jadikan Jubir Jokowi Komisaris Waskita Karya
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200605195003-92-510398/erick-thohir-jadikan-jubir-jokowi-komisaris-waskita-karya

TERKHUSUS lagi sosok Fadjroel Rachman, dari Tahun 2015 hingga 2019 yang bersangkutan menjadi Komisaris Utama PT Adhi Karya,  DENGAN TIDAK MENCATATKAN PRESTASI ISTIMEWA APA-APA... Malahan Utang makin menggunung!

Utang Menggunung, Laba Bersih ADHI Terendah di BUMN Karya
https://www.cnbcindonesia.com/market/20200218151538-17-138729/utang-menggunung-laba-bersih-adhi-terendah-di-bumn-karya

Lha 'kok bisa-bisanya sudah diangkat menjadi Juru Bicara Kepresidenan, MALAH disuruh rangkap jabatan lagi sbg Komisaris di "Waskita Karya".

Pun jikalau memang harus Relawan, Tidak adakah sosok lain yang lebih mumpuni dan kredibel?

JADI pertanyaan khan, SEBETULNYA untuk misi apa Fadjroel Rachman, dititipkan terus ke BUMN Konstruksi, sementara rekam jejaknya juga tidak menorehkan kesuksesan ???!

Dan tidak mungkin hal-hal begini dikonfirmasikan secara langsung kepada Presiden Jokowi, karena sudah pasti jawabannya akan ngeLes : Lha 'kok tanya saya ... Ya nDak tahu ...... BUKAN URUSAN SAYA ! 😞😔😒

Padahal 1000 % bisa dipastikan BAHWA Jokowi tahu tentang penunjukan FR sebagai Komisaris Waskita Karya.

Lantas ... atas postingan begini, biasanya akan muncul komentar nyinyir...

"Ya Sudah, Jangan Lewat Tol hasil Pembangunan Pemerintah Jokowi!"

Yang kayak gini cukup jawab kalem aja:

"Kita Lewat Tol, bayar lho... Khan bantuin ngLunasi Hutang ... !" 😇

(By Tara Palasara)