TUDING Anies Mark Up Data Korban Corona, Denny Siregar DISERBU Warganet


[PORTAL-ISLAM.ID]  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya telah mengurus 283 jenazah sepanjang 6 sampai 29 Maret 2019 dengan menggunakan protap penanganan pasien virus corona (Covid-19).

Anies menjelaskan protap Covid-19 yang diterapkan yakni jenazah dibungkus dengan plastik, menggunakan peti, lalu harus dimakamkan kurang dari 4 jam oleh petugas yang menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

"Karena itu saya benar-benar meminta kepada seluruh, masyarakat Jakarta jangan pandang angka ini sebagai angka statistik. 283 itu bukan angka statistik, itu adalah warga yang bulan lalu sehat, yang bulan lalu bisa berkegiatan, mereka punya istri, punya saudara," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin 30 Maret 2020.

Anies mengatakan jumlah jenazah yang ditangani dengan protap Covid-19 lebih besar dari angka resmi kematian akibat virus corona.

Sumber: CNN

Menanggapi berita ini, seorang pendukung Jokowi, Denny Siregar justru menuding Anies me-mark up data tersebut.

"Info resmi pemerintah, yang meninggal di Jakarta adalah 74 orang.

Apa markup juga selain di proyek, berlaku juga di jumlah pasien ya ?

Btw, markupnya banyak amat.."

Warganet langsung menyerbu Denny.

@NurmansyahAffa1: Eh #AnjingPeking anak cucuk marsose, belande ireng...@aniesbaswedan yang mark up apa junjungan lu ya planga plongo kang ngibul itu yang nutupin....?? coba tanya Sultan https://t.co/nksAA39VM2

@herimagek: Loe mau nuduh @aniesbaswedan memberikan keterangan palsu.?? Suruh gugus tugas loe umumin data asli..!!!!

@Adenk94848767: Setelah smua kebohongan dan omng kosong yg dilakukan pemerintah pusat trus anda masih percaya dan suru kita percaya,No !!kmi lebih percaya Anies !!
loading...