Ustadz Zaitun Sampai Marah Menghadapi Ngabalin di ILC, Meluruskan Makna "Tabayyun" yang Sering Dijadikan Kambing Hitam


[PORTAL-ISLAM.ID]  Meluruskan makna tabayyun yang sering dijadikan kambing hitam.

Menyimak debat ILC semalam (18/2/2020) ada satu sesi yang cukup panas antara Ustadz Zaitun Rasmin (mewakili MUI) dan Ngabalin (mewakili Istana). Disitu Ustadz Zaitun Rasmin menunjukkan kemarahannya atas pernyataan Ngabalin soal tabayyun yang seakan-akan para ulama ini tidak melalui proses tabayyun dalam menanggapi pernyataan Yudian Wahyudi Kepala BPIP yang menyatakan 'Agama Musuh Terbesar Pancasila'.

Tabayyun ini sering dijadikan kambing hitam oleh orang-orang yang terlanjur mengeluarkan pernyataan menyimpang terus dibela oleh sebagian pihak dengan menyalahkan pihak lain seakan-akan tidak tabayyun.

Makna tabayyun sering disalahartikan sebagai proses klarifikasi. Jadi kalau ada orang mengeluarkan pendapat yang menyimpang harus diklarifikasi dulu ke orangnya baru boleh merespon.

Makna diatas ada benarnya tapi jadi keliru jika sebuah pernyataan yang kita dengar secara langsung maka kita hukumi apa yang kita dengar. Terkecuali kita tidak mendengarnya secara langsung maka disini kita wajib tabayyun.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

"Wahai orang- orang yang beriman, jika ada seorang faasiq datang kepada kalian dengan membawa suatu berita penting, maka tabayyunlah (telitilah dulu), agar jangan sampai kalian menimpakan suatu bahaya pada suatu kaum atas dasar kebodohan, kemudian akhirnya kalian menjadi menyesal atas perlakuan kalian." [al-Hujurât/49:6]

Ath-Thabari memaknai kalimat tabayyun pada ayat surat Al Hujurat adalah “Endapkanlah dulu sampai kalian mengetahui kebenarannya, jangan terburu-buru menerimanya"

Proses tabayyun di era digital ini mudah dan cepat, kita bisa mendengar pernyataannya langsung via YouTube misalnya, menyimak semua pernyataannya secara utuh dan lengkap proses tabayyun ini sudah dilakukan.

Tabayun versi mereka: Ngomong A, tapi klarifikasinya B.

Itu bukan tabayun, tapi ngeles!

Simak video debat panas Ustadz Zaitun Rasmin vs Ngabalin di ILC: