Ma'ruf Minta Polisi Awasi Masjid Penyebar Kebencian, Kenapa Selalu Masjid yang Tertuduh???


[PORTAL-ISLAM.ID]  Wakil Presiden Ma'ruf Amin menuturkan perlu ada pengawasan dari polisi dan pemerintah daerah untuk memperingatkan masjid-masjid yang dalam acara dakwahnya mengandung narasi kebencian.

"Masjid yang dijadikan tempat menebar kebencian harus diingatkan dan diperingatkan supaya tidak dibiarkan masjidnya untuk menyebar kebencian. Itu harus aktif dari kepolisian maupun pemda untuk melakukan pencegahan," kata Ma'ruf saat membuka Festival Tajug 2019 di Cirebon, Jawa Barat, Jumat (22/11/2019).

Selain mengerahkan polisi, Ma'ruf mengatakan perlu pendataan yang jelas masjid mana saja yang berpotensi terpapar.

"Nanti kita minta dewan masjid untuk mencari, untuk memetakan. Kita recheck lagi mana masjid yang perlu pembinaan supaya tidak menebar narasi-narasi kebencian, permusuhan, tapi sebaliknya membangun narasi kerukunan," ucap Ma'ruf

"Jangan sampai ada distorsi penggunaan masjid dari fungsinya yang benar. Ini yang harus kita jaga, agar jangan sampaikan sumpah serapah, kebencian, permusuhan, caci maki," katanya, seperti dilansir CNNIndonesia.

***

Pernyataan Ma'ruf Amin ini banyak menuai tanggapan, salah satunya dari alumni Al-Azhar yang tengah menempuh studi master Hubungan Internasional di Lille Prancis, Hasmi Bakhtiar.

"Gw bingung, masjid mana sih yang dipakai buat tebar kebencian? Sudah ga waktunya lagi pejabat bicara ga penting begini. Kerjaan lain masih pada berantakan malah ngurus ibadah orang."

"Narasi yang dipakai wapres ini kalau keluar dari pejabat di Barat gw bisa paham, lah ini keluar dari pejabat yang juga mantan ketua MUI. Apa ga cape jadi negara labil ikut2an permainan orang luar?"

"Negara ini ga akan pernah besar kalau pemimpin lebih sibuk menilai ibadah rakyatnya dibanding mengisi perut rakyatnya. Kalau kita mau jujur, radikalisme bahkan terorisme berangkat dari pikiran ga mutu pejabat macam ini."

"Wapres bilang masjid jangan jadi tempat tebar kebencian. Statement beliau begini justru sedang menebar curiga antar sesama anak bangsa. Kalau ada masjid kayak yang beliau sebut tindak aja langsung. Kekuasaan kan sedang di tangan pak yai? Gimana sik."

"Gw sih udah sampai di tahap enek liat pejabat bicara dg narasi kayak gt. Pengennya sih diem aja tapi dia bicara pakai uang negara. Jadi, lawan pejabat dg narasi ga mutu begitu!!"

Demikian disampaikan Hasmi Bakhtiar di akun twitternya @hasmi_bakhtiar, Senin (25/11/2019).