Prabowo Anti Islam?


Prabowo Anti Islam?

Sedang booming percakapan WA antara HRS dan Prof. Yusril. Yusril melakukan penggiringan opini bahwa Prabowo itu jauh dari Islam dan dampaknya tidak akan memperjuangkan kepentingan Umat Islam. Saya lalu coba survey-survey sedikit ke kawan-kawan dari kalangan islamis. Mayoritas jawaban mereka adalah: "Prabowo akan memperjuangkan kepentingan Umat". Kurang lebih seperti itu.

Tapi sebenarnya jawaban ini cukup kontradiktif dengan sekelompok orang dari kalangan Islamis yang banyak meng-klaim bahwa mereka lah satu-satunya kelompok/partai yang berjuang untuk Umat Islam, dan narasi yang dibawa yang juga ditakutkan oleh para kader dan pendukungnya adalah jika tak ada mereka maka tak ada yg memperjuangkan kepentingan umat di parlemen juga pemerintahan. Ini di satu sisi mengaminkan bahwa Gerindra dan Prabowo sebagai ketua umumnya dan juga capres tidak akan memperjuangkan kepentingan Umat. Karena merekalah satu-satunya yang memperjuangkan kepentingan Umat. Apalagi baru-baru ini dengan massiv mereka menyebarkan statement dari ustadz kondang bahwa pilihlah diantara dua partai yang menurut ustadz itu hanya dua partai itulah yang berjuang untuk Umat. Lalu ini juga menunjukan bahwa kelompok ini semakin mengaminkan bahwa Gerindra yang diketuai oleh Prabowo memang tidak akan/susah untuk memperjuangkan kepentingan Umat.

Tapi saya punya pendapat pribadi mengenai Prabowo dan Gerindranya. Umat Islam dewasa ini telah memiliki kesadaran politik yang luar biasa. Ditandai dengan adanya aksi 411 dan 212. Coba kita flashback sedikit ke belakang. Siapakah politisi yang sejak awal mem back-up gerakan kolosal umat ini? Kita akan banyak dapati di media-media, ada dua nama: yaitu Fahri Hamzah dan Fadli Zon. Bahkan untuk 411, kelompok politik yang meng-klaim paling berjuang untuk umat malah melarang kadernya turun aksi.

Lalu saya juga sedikit memberi pandangan lain terkait statement ustadz Kondang yang membahas konteks minuman keras. Mungkin disini adalah terkait isu terkini pelepasan saham minuman keras di pemprov DKI. Lalu jika memang konteksnya itu, apakah benar hanya dua partai yang berjuang, lalu selainnya sudah dicucuk oleh uang? Kita juga bisa dapati di media-media bahwa Gerindra juga mendukung pelepasan saham bir ini, bahkan Gerindra juga paling rajin melakukan lobi-lobi kepada fraksi yang belum setuju untuk melepas saham Bir ini. Anda bisa dengan sangat mudah mendapatkan berita ini di internet. Tinggal ketik "Gerindra bir" maka akan banyak muncul berita perjuangan Gerindra melepas saham Bir.

Poin-poin diatas bagi saya menunjukan bahwa Prabowo sebagai capres dan ketua umum Gerindra akan memperjuangkan kepentingan Umat. Meskipun Prabowo sendiri mengakui bahwa kualitas keislamannya (budiah) masih sangat kurang, tapi keislaman secara muamalah sudah matang. Jadi bagi saya, Prabowo dan Gerindranya akan memperjuangkan juga kepentingan Umat, bukan hanya satu kelompok saja yang akan berjuang, klaim seperti itu justru sedikit menyedihkan.

Dzaif Taufik
(Kader GARBI)