LELUCON TERBESAR ABAD INI! Capres-Cawapres Diberikan Daftar Pertanyaan Sebelum Debat, Warganet: Kabar Gembira untuk Si Bloon


[PORTAL-ISLAM.ID]  Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, mengatakan, pertanyaan yang dirumuskan para panelis debat calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) akan diberikan kepada masing-masing pasangan. Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan diberikan sepekan sebelum debat pertama dilaksanakan.

"Pertanyaan itu sudah diserahkan duluan tapi mereka kan tidak tahu apa yang akan ditanyakan karena kan itu seperti bank soal gitu loh," jelas Arief di Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 5 Januari 2019.

Ia belum mengetahui secara pasti akan ada berapa pertanyaan yang dibuat oleh para panelis. Namun, yang akan ditanyakan pada pelaksanaan debat nantinya ada tiga pertanyaan untuk masing-masing pasangan capres-cawapres. Mereka akan diberikan seluruh pertanyaan yang telah dibuat oleh panelis.

"(Misal) ada 20 pertanyaan. Padahal kan sebenernya yang ditanyakan cuma masing-masing cuma tiga," ujarnya.

Arief menjelaskan, ada pertimbangan yang KPU lakukan untuk memberikan daftar pertanyaan debat kepada capres-cawapres sebelum debat berlangsung. Pertimbangan itu, kata dia, yakni debat yang sejatinya merupakan salah satu metode kampanye. Tujuan kampanye itu sendiri adalah untuk menyampaikan visi-misi program masing-masing paslon kepada publik.

"Kan pertanyaan itu terkait data dan segala macam, dan (kalau) itu tidak bisa dijawab dengan detil, itu sebenarnya tujuan inti dari kampanye itu sendiri tidak tercapai," tuturnya.

Ia juga menuturkan, selain pertanyaan yang diberikan oleh KPU, pasangan capres-cawapres juga akan mendapatkan pertanyaan dari pasangan lawan debat mereka. Pertanyaan ini tidak diberitahukan terlebih dahulu seperti pertanyaan yang dibuat oleh para panelis.

"Ada juga pola pertanyaan tertutup. Itu berasal dari masing-masing paslon, 01 mengajukan pertanyaan ke 02, begitu juga sebaliknya. Nah ini kan tidak ada yang tahu pertanyaan seperti apa," kata dia.

Sumber: Republika

Loading...