Di Detik-detik Akhir.. Pak JK Berusaha Mencegah Indonesia Hancur


[PORTAL-ISLAM.ID] Wapres Jusuf Kalla (JK) tampak beda akhir-akhir ini...

Berbagai pernyataannya tampak jelas mengoreksi jalannya pemerintahan saat ini...

▶️ Dari mulai proyek pemerintah LRT yang super boros, tak efisien, markup gila-gilaan...

[11 Januari 2019]
JK Marah-marah, Biaya Bangun LRT 1 Kilometer Rp500 Miliar
https://www.viva.co.id/berita/nasional/1110870-jk-marah-marah-biaya-bangun-lrt-1-kilometer-rp500-miliar

[22 Januari 2019]
Tak Efisien, JK Kritik Pembangunan LRT Palembang
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190122142031-20-362812/tak-efisien-jk-kritik-pembangunan-lrt-palembang

[22 Januari 2019]
Kritik Kereta Trans Sulawesi, JK: Barang Apa yang Mau Diangkut?
https://finance.detik.com/infrastruktur/d-4395493/kritik-kereta-trans-sulawesi-jk-barang-apa-yang-mau-diangkut

▶️ Soal dukungan Alumni yang dinilainya merusak kredibilitas almamater.

[14 Januari 2019]
JK Ingatkan Alumni Jangan Seret Universitas dalam Dukungan Capres
https://katadata.co.id/berita/2019/01/14/jk-ingatkan-alumni-jangan-seret-universitas-dalam-dukungan-capres

Kritik JK ini pasca deklarasi dukungan Jokowi yang mengatasnamakan Alumni UI

▶️ Soal Debat Capres yang soalnya dibocorin..

JK: Debat Selanjutnya Tak Perlu Banyak Bocoran Soal, Jangan seperti Bimbel
https://nasional.kompas.com/read/2019/01/18/06334621/jk-debat-selanjutnya-tak-perlu-banyak-bocoran-soal-jangan-seperti-bimbel

***

Berbagai pernyataan JK ini tentu banyak penafsiran dan dikaitkan dengan arah dukungan JK di Pilpres 2019.

Salah satu orang dekat JK, Said Didu (sama-sama tokoh Sulsel), ditanya oleh warganet terkait arah JK ini...

"Benarkah @Pak_JK telah memainkan peran kepolitikannya, pak @saididu ??? Apakah ini menjadi 'sejenis menu pembuka' utk menggerus aliran suara ke paslon no. 01, sebab beberapa waktu lalu jg mulai kontra soal LRT 1KM/500M ??? Atau justru hanya sekadar upaya mengecoh pendukung no.02?" tanya @amalkarimyy.

Yang dibalas Said Didu: "Menurut saya Pak @Pak_JK saat ini mengutamakan obyektivitas,  rasionalitas, dan menonjolkan pemikiran sebagai negarawan daripada sekedar sebagai penguasa."

Koordinator Jubir Paslon 02, Dahnil Anzar Simanjuntak berkomentar bahwa "pak JK berusaha mencegah Indonesia hancur".