NGAKAK! Goenawan Mohammad Sanggah Pernyataan Prabowo Soal Buta Huruf, Eh... Malah Ketampol Sendiri


[PORTAL-ISLAM.ID]  Sebuah cuitan dari budayawan Goenawan Mohammad memancing reaksi warganet.

Dalam cuitannya, ia menyanggah pernyataan calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto yang menyatakan, penyandang buta huruf fungsional di Indonesia mencapai 55 persen.

Ia memberi data bahwa melek huruf di Indonesia lebih tinggi daripada di India, Iran, dan Hungaria.

"Prabowo dikutip mengatakan, setengah penduduk Indonesia buta huruf. Jika benar dia bilang begitu, ia tak kenal bangsa kita. Dlm daftar UNESC0, tingkat melek huruf bangsa kita lebih tinggi ketimbang India, Iran dan Hungaria," tulis Goenawan melalui akun twitternya @gm_gm, Sabtu 8 Desember 2018.
Tentu saja ia jadi bahan tertawaan warganet. Pasalnya buta huruf yang dimaksud Prabowo adalah buta huruf secara fungsional, bukan secara harfiah.

Bahkan cuitan tersebut dikomentari oleh akun twitter resmi Partai Gerindra @Gerindra.
Berikut komentar warganet.

@Mohammadkhaidi3: Hahahaha mungkin dia baca cuma judulnya doank bung wkwkwkwk..  Malah jadi point buat mas prabowo. 
Fix #2019GantiPresiden

@AchmadyaniAy70: Kasihan sekali org sekaliber GW pun klo sudah masuk kolam bisa buta huruf secara fungsional...

@HIDAYATrizki8: Jegeeeerrr @gm_gm di tabok kiri kanan..

Sebelumnya, calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menyatakan, penyandang buta huruf fungsional di negara masih sangat besar, yakni mencapai 55 persen warga Indonesia.

Berdasar penelusuran di wikipedia, maksud dari buta huruf fungsional atau functionally elliterate adalah keterampilan menulis dan menulis yang tidak memadai "untuk mengelola pekerjaan sehari-hari dan pekerjaan yang membutuhkan keterampilan membaca di luar tingkat dasar". Buta fungsional kontras dengan buta huruf dalam arti sempit, yang berarti ketidakmampuan membaca atau menulis kalimat sederhana dalam bahasa apa pun.

"Di World Bank, 55 persen (warga) Indonesia functionally illiterate (kemampuan terbatas dalam membaca). Saya sedih," ujar Prabowo di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu, 21 November 2018.