JK: Berkaca dari Tsunami Aceh, Korban Gempa dan Tsunami Palu-Donggala Bisa Capai Ribuan


[PORTAL-ISLAM.ID] Wakil Presiden RI Jusuf Kalla yang saat ini masih di Luar Negeri pasca mengikuti Sidang Umum PBB turut memantau gempa dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala.

Wapres JK menyebut korbannya mungkin saja akan bisa terus bertambah hingga ribuan, saat ini jumlahnya sudah mencapai 384 orang. 

"Baru yang dilaporkan 384 yang meninggal, itu bisa sampai ribuan. Hari pertama tsunami Aceh, jam pertama dibilang korban 7, sore mencapai 40, dan akhirnya ratusan ribu," ujar JK.

Tsunami Aceh 26 Desember 2004 jumlah korban tewas di Aceh sekitar 170.000 orang.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan kronologi gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018).

Menurut Sutopo, gempa pertama kali mengguncang Donggala pukul 14.00 WIB. Gempa tersebut berkekuatan magnitudo 6 dengan kedalaman 10 km.

Setelah itu, gempa kembali terjadi pukul 17.02 WIB dengan kekuatan yang lebih besar, yaitu magnitudo 7,4 dengan kedalaman yang sama, 10 km di jalur sesar Palu Koro.

Menurut Sutopo, gempa tersebut tergolong gempa dangkal dan berpotensi memicu tsunami.

Tsunami benar-benar terhadi pada pukul 17.22 WIB.

Berdasar data BNPB, ketinggian tsunami ada yang mencapai 6 meter.

Sejak gempa dan tsunami terjadi di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Jumat (28/9/2018), sejumlah gempa susulan terus terjadi di kawasan tersebut hingga Jumat malam. Tercatat, setidaknya ada 13 gempa dengan kekuatan di atas magnitudo 5 sejak pukul 14.00 WIB hingga 21.26 WIB.

Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Kota Palu, hingga Sabtu (29/9/2018) pukul 13.00 WIB, tercatat sebanyak 384 orang.

[Video - JK]