Sempat Laporkan Neno Atas Tuduhan Makar, Desmaniar Cabut Laporan dan Minta Maaf Kepada Neno


[PORTAL-ISLAM.ID]  Laporan dugaan makar terhadap penggiat #2019GantiPresiden di Polda Riau dicabut. Desmaniar juga menyampaikan maaf kepada Neno Marisman dan masyarakat.

Didampingi Imam Masjil Al Makmur Jalan Kuantan, Ustadz Ikhwan, Desmaniar mendatangi Polda Riau, Jumat 24 Agustus 2018 pagi. Tujuannya mengantarkan surat pencabutan laporan dugaan maker terhadap penggiat #2019GantiPresiden Neno Warisman. Laporan Desmaniar diterima Resmin Disreskrimum Polda Riau oleh petugas bernama Amri.



Ketika ditanya alasan yang mendasari pencabutan laporan, Desmaniar yang merupakan pengacara dan mantan politisi PAN dan NasDem tersebut, mengatakan bahwa ia hanya ingin tenang beribadah. Tidak terganggu hirup pikuk perdeban laporan yang disampaikannya pada Kamis 16 Agustus 2018 lalu tersebut.

“Saya sama sekali tidak mengira laporan saya memicu perdebatan sengit. Situasi yang berkembang setelah laporan saya membuat saya merasa terganggu dalam melaksanakan ibadah,” tuturnya usai menyerahkan surat pencabutan laporan kepada riauterkini.

Dijelaskan Desmaniar, karena situasi itu ia lantas berkonsultasi dengan imam masjid tempatnya selalu sholat berjamaah. Imam masjid tersebut lantas menyarankan ia mencabut laporan. “Saya harus meninggikan satu langkah nasehat ustadz yang selalu menjadi imam sholat saya,” ujarnya.

Selain berisi pencabutan laporannya, Desmaniar dalam suaratnya juga menyampaikan permintaan maaf kepada Neno Marsiman, Kapolda Riau dan semua pihak yang merasa tak nyaman dengan situasi pasca laporannya.

“Saya secara pribadi minta maaf kepada Bu Hajjah Ustadzay Neno Warisman. Semoga beliau diramhmati Allah,” doanya.

Usai mencabut laporan, Desmaniar tidak menyatkan bahwa dirinya telah berubah sikap mendukung geakan #2019GantiPresiden. Ia menegaskan langkah pencabutan laporan dirinya hanya ingin beribadah dengan tenang.

Sumber: Riauterkini