Seorang Yahudi datang kepada Umar bin Khattab bertanya tentang indahnya akhlak Nabi

[PORTAL-ISLAM.ID]  Diriwayatkan, suatu ketika seorang Yahudi datang kepada Umar bin Khattab ra. dan bertanya: 

“Wahai Umar, seperti apakah indahnya akhlak Nabi Muhammad? Ceritakan padaku!”. 

Umar ra. menjawab: 

“Coba kamu tanya Bilal, dia lebih tahu daripada aku. Dia sehari-hari bersama Rasul”.

Yahudi itu pun mendatangi Bilal ra., tapi Bilal juga merasa tak mampu menjawab dan menyarankan untuk bertanya pada Fatimah, tapi Fatimah r.a pun merasa tak mampu dan menyarankan pada Yahudi itu untuk bertanya pada Ali bin Abi Thalib ra.  

Yahudi itu pun mendatangi Ali ra. 

“Wahai Ali, seperti apakah indahnya akhlak Nabi Muhammad? Ceritakan padaku!”.

“Apakah kamu pandai menghitung?”. Ali balik bertanya. 

“Tentu”. Jawab Yahudi.

“Coba sebutkan, berapa banyak keindahan dan perhiasan di dunia ini!”. Ujar Ali.

“Aduh, itu banyak sekali, tak terbilang”. Jawab Yahudi tersebut.

“Nah, tahukah kamu, bahwa keindahan dunia yang engkau anggap banyak itu masih terbilang sedikit bagi kami. Tuhan kami mengatakan (tentang dunia):
قُلْ مَتَاعُ الدُّنْيَا قَلِيلٌ (Katakanlah, "Kesenangan di dunia ini hanya sedikit")

Sedangkan tentang Rasulullah, Tuhan kami mengatakan:
وَإِنَّكَ لَعَلى خُلُقٍ عَظِيمٍ (Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.)

Bagaimana mungkin aku mampu menceritakan indahnya Rasulullah Saw. yang keagungannya melebihi semua keindahan yang ada di dunia ini”. 

*
Sumber:
Al-Fakhr al-Razi, 𝐴𝑙-𝑇𝑎𝑓𝑠𝑖𝑟 𝑎𝑙-𝐾𝑎𝑏𝑖𝑟, Jilid XXXII, hlm. 21

*
Ibn al-Qayyim al-Jauziyyah berkata: 

لَو صلّي العبد على النبي ﷺ بِعَدَد أنفاسه لم يكن موفّيا لِحقِّه
“𝐴𝑛𝑑𝑎𝑖 𝑠𝑒𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 ℎ𝑎𝑚𝑏𝑎 𝑏𝑒𝑟𝑠ℎ𝑜𝑙𝑎𝑤𝑎𝑡 𝑘𝑒𝑝𝑎𝑑𝑎 𝑅𝑎𝑠𝑢𝑙 𝑠𝑒𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑏𝑖𝑙𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑛𝑎𝑓𝑎𝑠𝑛𝑦𝑎, 𝑛𝑖𝑠𝑐𝑎𝑦𝑎 𝑖𝑡𝑢 𝑠𝑒𝑚𝑢𝑎 𝑏𝑒𝑙𝑢𝑚 𝑚𝑎𝑚𝑝𝑢 𝑚𝑒𝑚𝑏𝑎𝑙𝑎𝑠 𝑗𝑎𝑠𝑎 𝑏𝑒𝑙𝑖𝑎𝑢”.

*
Sumber: 
Ibn al-Qayyim al-Jauziyyah, 𝐽𝑎𝑙𝑎’ 𝑎𝑙-𝐴𝑓ℎ𝑎𝑚, hlm. 344
*

اللَّهُمَّ صَلِّ أَفْضَلَ صَلَاةٍ عَلَى أَسْعَدِ مَخْلُوقَاتِكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ عَدَدَ مَعْلُومَاتِكَ وَمِدَادَ كَلِمَاتِكَ كُلَّمَا ذَكَرَكَ الذَّاكِرُونَ وَغَفَلَ عَنْ ذِكْرِهِ الغَافِلُونَ


Baca juga :