Kisah Pak Antoni, Caleg Gagal PKS yang Pengabdiannya Untuk Warga dikenal dengan sebutan "Ambulans tanpa Sirine", Kalah sama serangan 100rb

[PORTAL-ISLAM.ID]  Rupanya kisah Pak Sumedi, caleg yang menanam budi selama 4 tahun menyalurkan air bagi warga, dan kalah oleh serangan fajar, ada temannya.

Namanya pak Antoni Imam, Caleg DPRD Lampung Selatan.

Selama bertahun-tahun mengabdikan diri sebagai "Ambulans tanpa Sirine".

Mengantarkan orang-orang sakit ke berbagai rumah sakit di sekitar daerahnya.

Tidak cuma mengantar, tapi juga mengurus administrasi, ngantri obat, dan memastikan sampai pasien mendapatkan pelayanan medis.

G.R.A.T.I.S
S.E.T.I.A.P H.A.R.I

Saat pemilu kemarin, serangan duit tidak cuma terjadi saat fajar. Tapi siang bolong.

Mereka masuk ke rumah-rumah, menawarkan duit.

100 ribu per pemilih.

Meskipun pemilih yang didatangi sudah bersikukuh memilih pak Antoni, tapi perayu itu meminta "win win solution". Sebagian suara diberikan pada Pak Antoni, sebagian diberikan kepada mereka.

Akhir cerita, bisa ditebak

Pak Antoni gagal terpilih.

Para pendukungnya patah hati dan kecewa

Kok bisa kebaikan Pak Anton bisa digantikan oleh duit 100 ribu??

Dengan bijak, Pak Antoni mengutip kata-kata Pak Anies:

"Jika saya tidak terpilih, berarti Allah sedang menyelamatkan saya."

Bagaimana kabar pak Antoni sekarang?

Tetap pada kesehariannya

Menjadi "Ambulance tanpa Sirine".

Tak lelah berkhidmat, walau dikhianati...

Jika 5 tahun mendatang kalian ngeluh, kenapa wakil rakyat gak becus...

Ya karena kalian membuang berlian semacam Pak Anies, Pak Antoni, Pak Sumedi, dkk...

Salah sendiri, menjual nasib 5 tahun, demi duit yang habis dalam 1 hari

🀸🀸🀸 

(Al Fatin)
Baca juga :