Mengabdi Kepada Orang Zalim

Rasa heran saya tak pernah habis tatkala melihat mereka yang mengaku beriman kepada Allah dan percaya kepada pahala yang akan diperoleh, tetapi lebih mengutamakan pengabdian kepada penguasa.

Sebenarnya mereka melihat dengan mata telanjang berbagai kezaliman dalam istana. 

Apakah yang kemudian menjadikan mereka tertarik melakukan itu semua? 

Andai yang menjadikan mereka terjerumus dalam lingkaran kekuasaan adalah dunia, tak ada pilihan lain bagi mereka kecuali berteriak di depan penguasa dengan nama Allah dalam sumpah yang dusta.

Mereka menerima harta haram yang mereka ketahui sendiri asalnya, bahkan mungkin dihasilkan dari suap yang terang-terangan. Lebih dari itu, mereka mungkin dilengserkan dari kedudukannya. Mereka merasakan kegetiran yang sangat setelah sebelumnya merasa nyaman dengan kedudukan, sehingga mulut-mulut yang sebelumnya memuja kini berbalik menghina.

Jika beragama kuat, mereka seharusny sadar bahwa saat ini mereka dipaksa untuk meninggalkan sesuatu yang diperintahkan dan melakukan sesuatu yang sebenarnya dilarang.

Oleh sebab itu, lenyaplah agamanya dan siksa akhirat akan jauh lebih mengerikan.

(Imam Ibnu Al-Jauziy, Shaidul Khathir)

_______________
*Imam Ibnu Al-Jauziy (508 H-597 H) hidup di era Kekhalifahan Abbaisyah di Baghdad

Baca juga :