Gila ya mainnya gini amat 😪😪😪

[PORTAL-ISLAM.ID] Gabungan mahasiswa di berbagai daerah kemarin (11/1/2024) secara serentak membagikan selebaran di depan kampus. Selebaran itu berisi ajakan kepada masyarakat untuk Menolak Politik Dinasti dan Penculik di Indonesia.

Sebanyak 899 kampus di 35 provinsi dengan melibatkan sebanyak 14.000 mahasiswa melakukan pergerakan dengan membagikan 4 juta selebaran di depan kampus dalam menyadarkan rakyat akan Pelanggaran HAM berat Prabowo Subianto dan buruknya Politik Dinasti.

Aksi dilakukan sebagai bentuk perlawanan cita-cita Presiden Joko Widodo dalam membangun Dinasti Politik melalui putra sulungya Gibran Rakabuming Raka yang dianggap telah menciderai cita-cita Reformasi dan struktur Demokrasi.  

Pendukung Prabowo-Gibran gak terima dengan aksi mahasiswa ini.

"Gila ya mainnya gini amat. 😪😪," ujar akun pendukung Prabowo-Gibran @arinayasmine08.

Cuitan pendukung Prabowo-Gibran ini ditanggapi ramai oleh netizen.

"fakta atau hoax? kalau hoax dolaporkan saja, kalau fakta ya harus anda terima," ujar @deddysitorus.

"Orang nyebarin fakta yang negatif bukan berarti mau cari suara. Itu kan ada bacaan-bacaannya, dibaca dan kalo bisa dipelajari. Tapi ga apa-apa sih belajar cuma untuk orang yang pinter 😁," cuit akun Thread Shopee @threadshopee.

Bahkan Ketua BEM UI 2023 Melki Sedek Huang @namasayamelki ikut menanggapi.

"Tidak ada yang salah dengan ini. Ribuan mahasiswa di ratusan kampus di seluruh Indonesia kemarin membagikan selebaran serupa di depan kampusnya masing2. Ini bukan black campaign, apalagi permainan kotor pembunuhan karakter. Hanya penyebaran fakta dan menolak lupa sejarah," ujar Melki Sedek Huang di akun twitternya @namasayamelki. 

👇👇
Baca juga :