SHOLAWAT BUSYRO

SHOLAWAT BUSYRO

Oleh: Muhammad Shofiey El-Hatiey

Saya beberapa kali menyimak tentang Sholawat Busyro. Baik dari tulisan maupun dari video di Medsos. Tapi baru kali ini saya mendengar secara langsung dari Habib Seggaf bin Hasan Baharun waktu beliau mengisi acara Maulid Nabi di Masjid Al-Habsyi Nur Taufiq Kalianget Situbondo, Hari Ahad tgl 17 September 2023. 

Sholawat Busyro itu bermula dari salah satu Putra Habib Hasan Baharun (Pendiri Pondok Darul Lughoh Wad Da'wah Raci Pasuruan) mimpi bertemu Rasulullah dan mengijazahkan sholawat tersebut. Mimpi itu terjadi pada tahun 2016. Tepatnya malam Jum'at, malam tanggal 10 Muharram. Dalam mimpi itu Rasulullah mentalqin kata per-kata dan kalimat per-kalimat. Kemudian Rasulullah berkata, "Barangsiapa yang membaca Sholawat Busyro ini sebanyak 41 kali setelah sholat shubuh, maka khasiatnya sama seperti orang baca Surat Yasin 41 kali dalam mengabulkan hajat, memudahkan urusan, melapangkan segala kesulitan, menghindarkan diri dari hal² yg menakutkan dan mengkhawatirkan". 

Habib Seggaf berkata, "kalau kita baca 3 bulan saja, InsyaAllah rizki banyak, masalah sedikit, kalau punya hajat atau punya hutang misalnya, maka cepat teratasi. Kalau kita baca Surat Yasin 41 kali paling cepet 2 jam 30 menit, standart nya 4 jam. Kalau kita sudah hafal Sholawat Busyro, 7 menit selesai". 

Habib Seggaf juga berkata, "amalan itu kalau kita tidak tau artinya, maka tidak ada pahalanya. Dan amalan itu kalau tidak istiqomah, maka tidak ada khasiatnya".  

Setelah dapat ijazah itu, putra Habib Hasan Baharun terbangun pada Pukul 02.00 dini hari. Setelah terbangun, tiba² kamar beliau semerbak aroma Kayu Gahru, sangat wangi, dan itu berlangsung sampai 3 hari 3 malam. 

Saya (Shohibul Status) tidak bisa membayangkan, jika mimpi Rasulullah saja aroma wanginya bisa sehebat itu, bagaimana jika bertemu Rasulullah secara sadar dan terjaga? Banyak riwayat terkait wanginya Rasulullah, baik yg tertulis di dalam Kitab² Maulid, Kitab² Syamail, maupun Kitab² Siroh Nabawiyyah. 

Beliau memberikan ijazah kepada kami yg hadir waktu itu dan beliau juga memberi ijin untuk mengijazahkan kepada orang lain, asal tidak dikomersialkan, tidak diperjualbelikan, tidak pasang tarif dan mahar. Kalau dikomersialkan bisa jadi yang asalnya kaya jadi bangkrut, yang asalnya sehat jadi sakit. 

Jika Sholawat Busyro dilagukan, maka dengan nada lagu Sholawat Thibbil Qulub. 

Berikut ini Shighot Sholawat Busyro : 

اَللّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَاحِبِ اْلبُشْرَى صَلاَةً تُبَشِّرُنَا بِهَا وَأَهْلَنَا وَأَوْلَادَنَا وَجَمِيْعَ  مَشَائِخِنَا وَمُعَلِّمِيْنَا وَطَلَبَتَنَا وَطَالِبَاتِنَا مِنْ يَوْمِ هَذَا اِلى يَوْمِ اْلآخِرَةِ

"Ya Allah, haturkan sholawat dan salam atas Junjungannya kita Nabi Muhammad, sumber dari segala macam kabar gembira dan kebahagiaan, sholawat yg membahagiakan dan memberi kabar gembira untuk kami, semua keluarga kami, semua anak keturunan kami, semua guru² kami, murid putra dan murid putri kami, dari hari ini Engkau bahagiakan kami Ya Allah, sampai hari akhirat." 

[VIDEO]
Baca juga :