VIRAL... Pemuda-pemuda main game dan nongkrok di cafe saat waktu shalat Jum'at, kena semprot ustad di Banda Aceh

[PORTAL-ISLAM.ID] Salah satu kondisi yang memprihatinkan saat ada orang beragama Islam, laki-laki, sudah baligh, tapi dengan entengnya meninggalkan Shalat Jum'at.

Terlebih kalau kondisi itu ada di masyarakat Aceh yang dikenal sebagai Serambi Mekkah dan berlaku Syariat Islam.

Kondisi ini tentu sangat bikin miris bagi yang di dadanya masih ada ghiroh Islam.   

Seperti video yang viral di media sosial diunggah akun twitter @Aceh.

"Pemuda pemuda main game dan nongkrok di cafe ☕ kena semprot ustad di waktu jam Shalat Jum'at di Banda Aceh ๐Ÿ“ข๐Ÿ“ข ๐Ÿƒ๐Ÿƒ‍♂️," cuit akun @Aceh.

Kepedulian Ustadz ini karena kasih sayangnya kepada para pemuda ini, agar para pemuda ini tidak menjadi golongan yang merugi kelak di akhirat.

Ancaman Rasulullah Bagi Yang Meninggalkan Shalat Jumat

Nabi SAW bersabda:

ู…ู† ุชุฑูƒ ุซู„ุงุซ ุฌู…ุน ุชู‡ุงูˆู†ุง ุจู‡ุง ุทุจุน ุงู„ู„ู‡ ุนู„ู‰ ู‚ู„ุจู‡ (ุฑูˆุงู‡ ุฃุญู…ุฏ ูˆุงู„ุญุงูƒู…. ุญุณู†)   

Artinya: "Siapa pun yang meninggalkan shalat Jumat tiga kali karena meremehkannya, maka Allah Ta’รขlรข akan mengecap (menutup) hatinya (sehingga tak mampu menerima hidayah)." (HR Ahmad dan al-Hakim. Hadits hasan).   

Ada pula hadits riwayat Jabir bin Abdillah RA bahwa Nabi SAW bersabda:

   ู…َู†ْ ูƒَุงู†َ ูŠُุคْู…ِู†ُ ุจِุงู„ู„ู‡ِ ูˆَุงู„ْูŠَูˆْู…ِ ุงู„ْุขุฎِุฑِ ูَุนَู„َูŠْู‡ِ ุงู„ْุฌُู…ُุนَุฉُ ูŠَูˆْู…َ ุงู„ْุฌُู…ُุนَุฉِ ุฅِู„ุงَّ ุนَู„َู‰ ู…َุฑِูŠุถٍ، ุฃَูˆْ ู…ُุณَุงูِุฑٍ، ุฃَูˆْ ุตَุจِู‰ٍّ، ุฃَูˆْ ู…َู…ْู„ُูˆูƒٍ ูˆَู…َู†ِ ุงุณْุชَุบْู†َู‰ ุนَู†ْู‡َุง ุจِู„َู‡ْูˆٍ ุฃَูˆْ ุชِุฌَุงุฑَุฉٍ ุงุณْุชَุบْู†َู‰ ุงู„ู„ู‡ُ ุนَู†ْู‡ُ، ูˆَุงู„ู„ู‡ُ ุบِู†َู‰ٌّ ุญُู…َูŠْุฏٌ. (ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจูŠู‡ู‚ูŠ)   

Artinya: "Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka ia wajib shalat Jumat pada hari Jumat, kecuali bagi orang sakit, musafir, anak kecil, atau budak. Barangsiapa yang mengacuhkan shalat Jumat karena lalai atau sibuk urusan perniagaan, maka Allah tak akan memperhatikannya, Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji." (HR al-Baihaqi)

[VIDEO]