Sri Mulyani undang Influencer? Netizen: Bahasa halusnya "influencer", aslinya BuzzeRp. Kalau sudah minta bantuan BuzzeRp berarti ada udang di balik bakwan....

[PORTAL-ISLAM.ID]  Sri Mulyani Bertemu Influencer Semalam, Bahas Penanganan Kasus Rafael Alun

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani bertemu dengan para pegiat media sosial atau influencer hingga pegiat seni kemarin. Pertemuan itu salah satunya membicarakan perihal penanganan kasus mantan pejabat Ditjen Pajak Kemenkeu, Rafael Alun Trisambodo (RAT).

"Pertemuan dimaksudkan untuk mendapatkan masukan, pandangan, aspirasi, dan kritik dari publik. Ini satu rangkaian dengan pertemuan dengan para tokoh antikorupsi sebelumnya. Semalam banyak masukan diberikan, terutama perbaikan pemungutan pajak, pentingnya sosialisasi yang baik, pelibatan masyarakat dalam edukasi, dan perlunya perubahan cara berkomunikasi dengan publik. Termasuk penanganan kasus RAT dan lain-lain yang diharapkan transparan," kata Juru Bicara Kemenkeu, Yustinus Prastowo, kepada wartawan, Sabtu (18/3/2023).

Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani juga disebutnya menyampaikan komitmen Kemenkeu untuk melakukan bersih-bersih dan perbaikan. Kemenkeu pun memohon dukungan seluruh masyarakat agar dapat terus menjalankan tugas dan fungsi dengan baik.

Yustinus melanjutkan, pertemuan Sri Mulyani dengan para influencer dan pegiat seni itu berlangsung santai, hangat, dan akrab. Pertemuan di kantor Kementerian Keuangan itu digelar dari pukul 19.30 sampai 23.00 WIB.

"Yang hadir antara lain Rudi Valinka (@kurawa), Dee Lestari, Bintang Emon, Babe Cabita, Marcel Siahaan, Chandra Darusman, Felicia Tjiasaka, Richard Sam Bera, dr Tirta, Guntur Romli, dan Mazzini," ujar Yustinus, dilansir detikcom.

*CATATAN: Rudi Valinka (@kurawa) ini BuzzeRp yang memfitnah Anies Baswedan kasus korupsi beras bansos, yang ternyata malah orangnya Gubernur Plt Heru yang menjadi Tersangka KPK.

Pertemuan Menkeu Sri Mulyani dengan para influencer ini sontak menjadi sorotan luas netizen.

"Bahasa halusnya influencer. Bahasa aslinya, BuzzeRp. Kalau sudah minta bantuan BuzzeRp berarti ada udang di balik bakwan," ujar akun twitter @bangrojaki.

"Tukang2 sihir ular di zaman Fir'aun adlh tukang survey dan BuzzeRp peliharaan pentolan2 intelijen busuk di zaman skrg," sentil akun @Om_HME.

"Ini penyelenggara negara kok desperate (putus asa -red) banget yaah, mau benerin negeri malah ngundang influencer utk sharing dll, kalo mau dapet perspective yg imbang knp gk duduk bersama dgn bbrp kelompok yg berbeda, gk sewarna aja. We are built by strong and diverse base, not solo but multiple," komen akun @KamusKecil01.

"Rusak sejak kotak2 muncul serba pake buzeRp dana negara dihamburkan buat buzeRp pemecah belah aja, dibantu media2 abal2 n bodrex, survey2 koplak nanti tingkat kepercayaan masyarakat dgn mreka 99,9% lngsung baik, kdng di modalin cukong n oligarki ??" cuit akun @matsodor.

πŸ‘‡πŸ‘‡
Baca juga :