Ganjar Dirujak Netizen, Akun Bot Berbayar Langsung Dikerahkan Untuk Nutup Komen Netizen

[PORTAL-ISLAM.ID]  Setelah Indonesia dicoret oleh FIFA dari tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, buntut penolakan Tim Israel, ratusan ribu netizen menyerbu akun media sosial Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang merupakan salah satu pihak yang menolak Tim Israel.

Akun Instagram Ganjar Pranowo diserbu ratusan ribu netizen yang melampiaskan kekecewaannya.

Sementara di akun Twitternya, ribuan netizen juga membanjiri akun Ganjar Pranowo di kolom komentar.

Atas penyerbuan massal netizen ini, ternyata cara menanganinya sekarang pakai metode baru dengan cara mengerahkan akun-akun bot yang menulis di kolom komentar (reply) dengan memensen akun Provider atau akun Bank atau akun penyedia layanan lainnya, dimana otomatis akan mendapat balasan dari akun Provider dll itu yang juga sama-sama akun bot.

Sehingga akhirnya kolom komentar dipenuhi dengan akun-akun bot, dan komen-komen netizen otomatis akan tenggelam (kalah oleh akun bot).

Hal ini diungkap oleh pegiat media sosial akun twitter Mazzini @mazzini_gsp.

"Kalau kalian heran kenapa isi komennya banyak orang tag akun bot provider cellular, itu mereka bukan gabut gaes. Begitu caranya sekarang, akun bot ngebuzz buat nutupin komen orisinil netizen, kalau dulu kerahin akun trooper (akun penyerang -red) buat balesin komentar kontra, sekarang gak lagi," ujar Mazzini @mazzini_gsp.

"Dan ini berbayar, ada yg jualan jasa beginian kok, biasanya di ig mereka pada maen dibayar per komentar itu 2000-5000 perak. Nah sekarang ada juga yg sediain layanan beginian buat Twitter," ungkap Mazzini @mazzini_gsp.

Cara baru dengan akun bot ini ternyata sudah dipakai oleh beberapa pejabat dan akun institusi (contohnya akun twitter Ditjen Pajak). Tujuannya untuk menenggelamkan komen-komen (bullyan) netizen.

"Kalau mau liat akun pejabat publik yg mulai pake cara ini sebelum Ganjar, mampir ke akun Ridwan Kamil tiap klarifikasi. Ruwet lo mau baca komen orisinil netizen tenggelam semua," ujar Mazzini @mazzini_gsp.

πŸ‘‡πŸ‘‡
Baca juga :