Survei LSI Pemilu 2024: PKS Kembali Pimpin DKI, Kalahkan PDIP

[PORTAL-ISLAM.ID] Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pernah menang di Provinsi DKI Jakarta pada Pemilu 2004. Saat itu PKS meraih kursi terbanyak di DPRD DKI Jakarta dengan 18 kursi.

Pada Pemilu 2009, giliran Partai Demokrat yang menang di DKI Jakarta dengan meraih 32 kursi. Lalu 2014 PDIP yang meraih suara terbanyak di DKI Jakarta dengan 27 kursi DPRD DKI Jakarta. Pada pemilu 2019 PDIP masih menjadi juara di DKI Jakarta dengan meraih 25 kursi.

Pemilu 2024 diprediksi PKS akan kembali menjadi juara di Provinsi DKI. PKS diprediksi juga akan menang di provinsi Banten. Demikian menurut survei terbaru dari Lembaga Survei Indonesia (LSI). 

Pilihan politik masyarakat secara nasional berdasarkan survei terbaru Lembaga Survei Indonesia (LSI) menempatkan PDIP di urutan pertama dengan perolehan 22 persen. Daerah yang 'dikuasai 'PDIP termasuk wilayah Sumatera hingga 16 persen.

"Kalau kita lihat dari segi wilayah di Sumatera itu masih PDIP yang secara umum paling banyak tetapi juga ada Gerindra, Demokrat, Golkar kemudian Nasdem itu yang cenderung lebih kuat di wilayah Sumatera pada Januari ini," kata Direktur Eksekutif Djayadi Hanan dikutip dari paparan rilisnya, Selasa (23/1/2023).

Adapun untuk wilayah Banten, untuk sementara yang paling kuat ada PKS dengan 21,7 persen diikuti oleh Golkar 14,8 persen, PDIP 12,7 persen dan Gerindra 12,6 persen. 

PKS juga kembali memimpin pilihan politik di wilayah DKI dengan 38,2 persen diikuti PDIP 18 persen dan Gerindra 6 persen.

"DKI itu yang tertinggi disini masih PKS diikuti oleh PDIP lalu partai-partai lainnya," ujarnya.

Di Jawa barat, menjadi wilayah persaingan ketat antara PDIP, Golkar dan Gerindra. PDIP dengan 20,1 persen, Gerindra mendapat 19,8 persen dan Golkar dengan 10,1 persen.

Untuk di wilayah Jateng-DIY, PDIP masih unggul dengan 24,9 persen diikuti partai-partai lainnya seperti Gerindra 5,2 persen, PKB 5,8 persen.

"Di Jawa Timur antara PDIP Gerindra dan PKB yang cukup bersaing, ditambah kemudian yang menarik adalah Perindo dan seterusnya. Sedangkan di Bali Nusa Tenggara seperti biasa, itu lebih tinggi lebih kuat dukungan kepada PDIP kemudian Nasdem lalu Gerindra," ujarnya.

Survei LSI dilakukan melalui telepon dengan metode random digit dialing (RDD) atau secara acak kepada 1.221 responden. 

Survei yang dilakukan pada 7-11 Januari 2023 ini memiliki tingkat kepercayaan 95 pesen dan margin of error 2,9 persen.