Simulasi Head to Head Capres 2024 Indo Riset: Anies Unggul Lawan Ganjar maupun Prabowo

[PORTAL-ISLAM.ID]  Lembaga Indo Riset merilis survei kandidat terkuat untuk calon presiden (capres) 2024. Ada tiga nama yang dinilai paling berpotensial menjadi capres yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo.

Jika diadu secara head to head, berdasarkan hasil survei Indo Riset, Anies Baswedan akan unggul jika diadu dengan Ganjar dan Prabowo. Nama Ganjar juga diadu dengan Prabowo, hasilnya Ganjar menang.

Survei dilakukan pada periode pengumpulan data 12-17 Desember 2022. Sample dipilih secara acak menggunakan metode multi-stage random sampling.

Penarikan sample mempertimbangkan proporsi antara jumlah penduduk dengan distribusi sample per provinsi, proporsi penduduk yang tinggal di pedesaan dan perkotaan, serta proporsi jenis kelamin laki-laki dan perempuan (50:50).

Jumlah sample sebesar 1.120 sample yang tersebar secara proporsional di 34 provinsi dengan menggunakan 1.120 sample, margin of error (MoE) survei ini sebesar +/- 2,92% pada tingkat kepercayaan 95%. Proses survei dilakukan dengan wawancara secara tatap muka menggunakan kuesioner terstruktur.

Responden diberi pertanyaan 'bila pemilu presiden dilaksanakan hari ini dan diikuti oleh dua nama di bawah ini, siapakah yang akan bapak/ibu pilih sebagai presiden?'

Berikut hasil simulasi head to head:

Simulasi A

Anies Baswedan 46,2 persen vs Ganjar Pranowo 45,7 persen

Simulasi B

Anies Baswedan 45,4 persen vs Prabowo Subianto 44,2 persen

Simulasi C

Ganjar Pranowo 48,7 persen vs Prabowo Subianto 42,5 persen

Selain itu, Indo Riset juga melakukan simulasi dengan memasangkan tiga nama ini dengan sejumlah tokoh seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Erick Thohir, dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Responden diberi pertanyaan 'bila pemilu presiden dilaksanakan hari ini dan diikuti tiga pasangan calon di bawah ini, pasangan manakah yang akan bapak/ibu sebagai presiden dan wakil presiden?'

Berikut hasilnya:

- Anies dan AHY: 31,3 persen
- Ganjar dan Erick Thohir: 37,5 persen
- Prabowo dan Cak Imin: 25,0 persen.

(Sumber: Detikcom)