Masya Allah... 6 tahun ayahnya sakit... 6 bulan lalu ibunya meninggal... Anak kelas 6 SD ini tiap 10 hari kendarai motor becak sejauh 160 Km anter bapaknya ke RS

[PORTAL-ISLAM.ID]  Awal kisah... bacanya sambil nangis sampai hidungku buntu... Masya Allah... Anak hebat... pantang menyerah... Mbayangin naik motor becak sejauh 160 Km... PP tiap 10 hari... sudah dijalani selama 6 bulan menggantikan peran ibunya yang setia mengantar suaminya berobat selama 6 tahun... dan ternyata lebih dulu dipanggil Allah...

Wajahnya penuh semangat... Luar biasa... 

Masya Allah...
6 tahun ayahnya sakit...
6 bulan lalu ibunya meninggal...
Dia kelas 6 SD dan kakaknya perempuan kelas 1 SMP...
Berbagi tugas merawat ayahnya... 
Bila di rumah kakaknya yang merawat ayahnya...
10 hari sekali tugas dia membawa ke RS dan merawatnya...

Mereka sambil bekerja dan tetap sekolah... 
In Syaa Allah kemuliaan dunia akhirat untuk mereka...

***

Rahmat Aulia, bocah kelas 6 SD asal Ulim Pidie Jaya, Aceh, terlihat lelah dipinggir jalan Medan - Banda Aceh tepatnya di peusangan Bireuen.. diatas becak tua, bocah tersebut termenung sambil sesekali menyemangati ayahnya yg sedang terbaring menahan sakit..

Melihat pemandangan yg terbilang langka, Pak Yanto asal Blangme yang kebetulan lewat langsung menanyai maksud dan tujuan bocah itu.. ketika mendengar penjelasan yang sangat menyayat hati, Pak Yanto dengan sigap menelpon saya untuk membawa Ambulan Takabeya Peduli, dan H Mukhlis Takabeya pun dengan cepat memberi intruksi untuk segera merapat ke lokasi.. 

Dalam wawancara singkat dengan bocah tersebut, ia setiap sepuluh hari sekali selalu membawa ayahnya dari Pidie Jaya ke Rumah Sakit Cut Mutia Aceh Utara dengan becak tua dan dibawah panas terik matahari demi untuk disedot cairan yang ada ditubuh ayahnya agar bisa sedikit meredakan rasa sakit.

Perjalanan dengan menggunakan becak motor yang memakan waktu enam jam lebih adalah bukan waktu yg singkat, apalagi seorang anak kecil berumur 11 tahun yang mengendarainya.. 

Karena alat medis tersebut yang tersedia cuma di Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh dan Rumah Sakit Cut Mutia Aceh Utara.. maka dia lebih memilih ke rumah sakit cut mutia dengan alasan lebih dekat daripada banda Aceh.

Berbekal uang dari hasil upah "tarek pukat" yg tidak seberapa, ia selalu menyimpan untuk keperluan berobat ayahnya dan sekolah kakak satu²nya.. ibunya sudah duluan menghadap sang Ilahi, maka sekarang ia dan kakaknya harus siap merawat bapaknya yang sakit sudah bertahun.. 

Dengan mata berkaca² ia mengucapkan terimakasih kepada supir ambulan dan pak yanto atau Al ridha yang telah memberinya uang tunai satu juta rupiah untuk kebutuhan di rumah sakit selama perawatan.. dan dibantu oleh anggota kapolsek setempat serta bang joni anggota DPRK Fraksi partai Golkar Bireuen, anak dan ayah ini dimudahkan agar cepat sampai dirumah sakit dengan selamat..

Harapan saya kepada para Dokter yang ada di Aceh dan yg diberi kelebihan oleh Allah, mereka tidak punya siapa siapa.. bantulah keluarga ini agar mereka bisa menikmati hidup layaknya orang lain 🙏..raseuki bak Allah...🤲

(Azmi Murtala)

👇👇
Baca juga :