Kisah Nabi Nuh Alaihissalam atau Noah adalah kisah paling misterius sekaligus membingungkan bagi sejarah sekuler

Kisah Nabi Nuh Alaihissalam atau Noah adalah kisah paling misterius sekaligus membingungkan bagi sejarah sekuler

Bagaimana tidak, berbagai peradaban dari berbagai tempat dan zaman berbeda bisa memiliki kisah ini. Dimana intinya ada manusia yang selamat dari banjir besar.

Sebagai contoh di Hawaii, penduduk aslinya memiliki legenda Nu'u. Nu'u adalah nama orang yang membuat kapal sebelum datangnya banjir besar.

Penduduk asli Kanada juga punya cerita rakyat tentang Nanabush. Seseorang yang berkemah di pinggir sungai, lalu perlahan air sungai itu naik dan menenggelamkan apapun. Nanabush kemudian meraih kayu dan membuat rakit, lalu mengangkut hewan-hewan yang ditemuinya.

Sementara di suku Inca ada cerita tentang banjir besar Unu Pachakuti yang memusnahkan manusia saat itu. Virachoca (pencipta) marah kepada manusia raksasa ciptaannya karena menjadi jahat. Banjir memusnahkan semua ras manusia sebelumnya kecuali 2 orang yang terapung dalam kotak kayu.

Bahkan suku Aztec punya 2 versi. Pertama Coxcox dan istrinya selamat dari banjir besar karena menaiki batang pohon cemara berlubang yang akhirnya tersangkut di gunung. Versi lainnya Nata dan istrinya Nana mendapat bisikan langit untuk segera membuat perahu dari batang Cemara karena banjir besar akan segera datang.

Di Korea ada cerita rakyat Namu doreyong. Intinya ada banjir besar yang memusnahkan manusia. Seorang anak yang konon berayah pohon bisa selamat dan menolong hewan-hewan dengan memanjat ayahnya.

Thailand. Sepasang manusia pertama ciptaan dari dewa tertinggi beranah pinak, setelah 1000 tahun keturunan mereka menjadi jahat dan tidak mau lagi menyembah penciptanya. Sang dewa marah dan menghukum mereka dengan mengirim banjir besar. Namun ada beberapa orang selamat setelah naik labu raksasa.

Di India ada Manu. Finlandia, China, Jepang, Siberia pun ada. Bahkan seingat saya juga ada di Papua, salah satu cerita rakyat dari sebuah suku memiliki kisah turun-temurun mirip Nabi Nuh.

Sejarawan sekuler biasanya menghubungkan kisah banjir besar ini dengan tenggelamnya Atlantis seperti dalam karangan Plato. Konon Atlantis tenggelam lalu kisahnya menyebar ke seluruh dunia. Namun ini klaim yang sangat lemah, pertama tidak ada bukti kisah Atlantis itu nyata. Kedua, bisa saja sebaliknya, kisah Atlantis Plato yang malah terinspirasi dari cerita banjir besar karena sudah ada dari era sebelumnya.

Lalu bagaimana penjelasan atas cerita-cerita ini dalam sudut pandang Muslim?

Gampang saja..

Dalam Islam, Allah telah mengutus Nabi ke setiap bangsa untuk menyampaikan risalah Tauhid dan memberi peringatan, sehingga informasi Nabi Nuh pun tersebar kemana-mana.

Setelah ribuan tahun, cerita dari masing-masing tempat mengalami perubahan, begitu juga keyakinan masyarakatnya. Meski demikian masih menyisakan garis besar cerita yang mirip dan dikenal sebagai legenda banjir besar.

------------------------
Berhubung ada kaitannya dengan air

Dari Sa’id bin Al-Musayyib, dari Sa’ad bin ‘Ubadah, ia berkata,

يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّي مَاتَتْ أَفَأَتَصَدَّقُ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ قُلْتُ فَأَيُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ قَالَ سَقْيُ الْمَاءِ

“Wahai Rasulullah, sungguh ibuku telah meninggal dunia, apakah boleh aku bersedekah atas namanya?” Jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Iya, boleh.” Sa’ad bertanya lagi, “Lalu sedekah apa yang paling afdal?” Jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Memberi minum air.” (HR. An-Nasai, no. 3694 dan 3695. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan dilihat dari jalur lainnya).

Mau sedekah air? Jariyah, orang tua yang telah meninggal pun akan menikmatinya.

Ayo patungan beli alat bor sumur:

BSI - 9082165120
Muamalat - 1080013496
AN Little Project

CP: 081248633910
(Boleh tidak konfirmasi karena rekening sudah dikhususkan untuk program ini)

Bayangkan alat ini bisa membuat ratusan sumur dan semuanya mengalirkan pahala.

NB: 100% disalurkan tanpa potongan

(Pega Aji Sitama)