Kejadian Penghadangan Iring-iringan Mobil Jokowi saat kunjungan di NTB, Netizen: Settingan basi

[PORTAL-ISLAM.ID] NTB - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (28/12/2022) kemarin.

Kedatangan Presiden Jokowi ke kabupaten Bima untuk meninjau dan meresmikan hunian tetap (huntap) yang dibangun oleh Kementerian PUPR di Desa Tambe. Huntap diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana banjir di Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima tahun 2021 lalu.

Namun, saat kunjungan Presiden Jokowi.... iring-iringan mobil Presiden Jokowi diadang sejumlah orang.

Dalam video yang viral di media sosial itu, tampak terlihat sejumlah orang mengenakan pakaian merah dan bendera PDIP leluasa menerobos rombongan pengawal Presiden Jokowi. 

Bahkan salah seorang di antaranya berdiri tepat di depan mobil yang membawa Presiden Jokowi dan beberapa kader PDIP yang terlibat membawa bendera partai berlambang banteng tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda NTB Komisaris Besar Artanto mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WITA di depan kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Wadumbolo. 

Peristiwa ini berlangsung damai dan kondusif dan tidak ada yang ditahan atas kejadian tersebut.

“Nihil yang ditangkap. Kegiatan berjalan kondusif dan aman,” kata Artanto saat dihubungi TEMPO, Kamis, 29 Desember 2022.

Namun kejadian ini oleh netizen dianggap sebagai settingan. Lagu lama. Basi. Drama receh. Dll.

"sudah sering bgt kejadian spti ini, hampir tiap kunjungan, sptinya pakde menikmati kejadian tsb dan seneng, akhirnya disetting terus dan jadi pencitraan. Mengabaikan pam dan jadi tertawaan," komen @iqbal_dull.

"Klo gak setingan PASPAMPRES pasti ngeluarin senjata... Ancaman terhadap Presiden itu gak main-main... Dasar sinetron ...," timpal yang lain.

"Paling juga sinetron ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚ Akal akalan rezim ngibul udah kebaca," komen @zhambronk10.

"Kalo Indonesia beneran banyak teroris.. harusnya kejadian bgini gk akan terjadi.. nyatanya dilapangan aman-aman aja... jd teroris itu cm akal-akalan aja," sentil @Re70sh.

[VIDEO]