Fatima Abu Shanab, Wanita Berdarah Palestina Penerjemah Presiden Erdogan

[PORTAL-ISLAM.ID] Fatima Abu Shanab merupakan wanita berdarah Palestina yang menjadi penerjemah resmi Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Fatima (Fatma) merupakan putri dari Marwa Qawudji, wanita pertama yang mengenakan hijab di Parlemen Turki. Ia konsisten mengenakan hijab pada saat pemerintahan Turki masih menganut paham Sekularisme yang memusuhi syariat Islam. Hal itu membuat mengenakan hijab menjadi perjuangan yang sangat berat.

Mengutip turkinesia.net, ada beberapa fakta menarik tentang sosok Fatima. 

Pertama, Fatima merupakan lulusan Hubungan Internasional. Fatima lulusan George Mason University dan Georgetown University School of Continuing Studies AS.

Ia perempuan Turki berdarah Palestina. Ayahnya adalah keturunan Palestina bernama Ali Ahmad Abu Shanab. Sedangkan ibunya, Merve Kavakci adalah warga negara Turki yang kini menjabat sebagai Duta Besar untuk Malaysia.

Kedua, Fatima patut berbangga dilahirkan dari sosok ibu yang sangat luar biasa. Selain hafal 30 juz Alquran, Profesor doktor Merve Kavakci adalah ikon perjuangan muslimah Turki melawan rezim sekuler. Merve merupakan anggota parlemen Turki yang terpilih dari partai Fazilet-nya Erbakan pada 1999. Namun ia diusir dari parlemen karena berjilbab. Tak sampai di situ, pemerintah sekuler kala itu mencabut kewarganegaraannya hingga dia pergi ke AS.

Para saat Erdogan mengambil tahta tertinggi di Turki, seluruh hak Merve dikembalikan. Ia bahkan diberi kehormatan sebagai duta besar Turki untuk Malaysia. 

Sementara Fatima, Erdogan mengangkat dia sebagai penerjemah di berbagai forum dunia dan berbagai pertemuan rahasia dengan pemimpin dunia lainnya.